SuaraSurakarta.id - Anggota Komisi I DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon diejek habis-habisan di media sosial setelah akun Twitternya, kemarin, terdeteksi memberikan like pada video porno. Tagar #FadliZonJubirBokep sampai menduduki peringkat teratas di Twitter zona Indonesia.
Fadli Zon belum memberikan tanggapan atas hal itu. Partainya yang tersangkut-sangkut menyerahkan urusan yang bersifat pribadi tersebut kepada Fadli Zon.
"Kami serahkan ke Pak Fadli untuk menyikapinya karena ini tidak terkait kepengurusan," kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman kepada Suara.com, Kamis (7/1/2021).
Habiburokhman menduga koleganya tidak sengaja memberikan like pada video porno dan bisa jadi ada yang menjebak dengan mengirimkan video porno itu.
"Zaman sekarang ada aja orang yang mau melakukan apa saja demi mempermalukan seterunya."
"Ya itu musibah untuk Bang Fadli, mungkin tidak sengaja kepencet tombol like."
Anggota Banser NU Permadi Arya hanyalah salah satu dari sekian banyak netizen yang menyindir Fadli Zon.
DIa mengatakan, "Maap Bang Fadli Zon, saya mau husnuzon positif thinking sama abang. Akun abang ngelike tweet bokep. Mungkin abang pakai admin, coba ditegur adminnya bang. Masa akun anggota DPR RI dipakai ngelike akun bokep. Terima kasih."
Sebenarnya bukan kali ini saja, politikus Indonesia pernah ketahuan ngelike atau mem-follow akun porno.
Baca Juga: Fadli Zon Ketahuan Like Video Panas, Ferdinand Hutahaean: Saya Prihatin
Misalnya pada Maret 2014 lalu, politikus PKS Tifatul Sembiring yang masih menjabat sebagai menteri komunikasi dan informatika ketahuan memfollow sebuah akun porno.
Ketika itu, dia segera memberikan klarifikasi dengan mengatakan, "Hal ini sering terjadi pada gadget touch screen, tombol follownya ada di kiri bawah. Jadi begitu tersentuh maka dianggap follower," kata Tifatul di Twitter pada 18 Maret 2014.
Anggota Fraksi PKS DPR Refrizal juga pernah ketahuan memberikan like pada akun porno gay pada Juli 2017.
Belakangan, Refrizal meminta maaf kepada publik. Dia merasa tidak sengaja memberikan like.
"Saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya pada netizen atas likes video yang membuat heboh. Saya tidak mengetahui kejadian persisnya seperti apa. Saya pastikan kejadian tersebut bukan kesengajaan, terima kasih," kata dia.
Berita Terkait
-
Ucap Syukur Istri Hogi Minaya Usai DPR Minta Kasusnya Dihentikan: Alhamdulillah Kami Dapat Keadilan
-
Pesan Tegas Komisi III DPR: Keadilan di Atas Kepastian Hukum, Kasus Hogi Minaya Wajib Dihentikan
-
Bahas Kasus Suami Jadi Tersangka Usai Kejar Jambret Istri, Komisi III DPR Sampai Istighfar Dua Kali
-
DPR Laporkan 8 Poin Hasil Panja Percepatan Reformasi Polri, Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Disetujui Jadi Hakim MK, Adies Kadir Sampaikan Salam Perpisahan Emosional untuk Komisi III
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Makin Panas! LDA Keraton Solo Gugat Soal Pergantian Nama KGPH Purboyo jadi PB XIV
-
Resmi Berganti Nama, Purboyo Kini Sri Susuhunan Paku Buwono XIV
-
4 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Keluarga 'Naik Kelas' di 2026!
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175 Kurikulum Merdeka: Organisasi Pergerakan Nasional
-
Ketum PUI Raizal Arifin: Penguatan Polri Lebih Mendesak daripada Perubahan Struktur