SuaraSurakarta.id - Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Klaten digegerkan dengan penemuan bangkai babi yang mengambang di aliran sungai.
Hingga saat ini, tercatat ada lima bangkai babi yang tersebar di beberapa tempat mulai Jatinom, dan Klaten Tengah.
Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Pemkab Klaten, Widiyanti saat dikonfirmasi SuaraSurakarta.id membenarkan perihal penemuan bangkai babi tersebut.
Dia menjelaskan, pihaknya telah menerjunkan tim bersama Balai Besar Veteriner untuk investigasi sejak November silam dan menemukan kasus kematian babi karena terjangkit virus African Swine Fever (ASF).
"Jadi babi-babi itu mati karena virus. Ada di daerah Jogonalan. Peternak dari sana," kata Widiyanti melalui pesan whatsapp, Jumat (01/01/2021).
Sementara dilansir dari Solopos.com jaringan Suara.com, salah seorang warga yang tinggal di bantaran Kali Lunyu Sidorejo, Kabupaten, Klaten, Maryono (40) mengatakan teror bangkai babi di aliran sungai itu baru kali pertama terjadi.
"Warga di sini melihat bangkai babi, Kamis (31/12/2020) pukul 06.00 WIB. Saat itu, airnya lumayan tinggi. Terus terang, adanya bangkai babi itu sangat mengganggu kenyamanan warga karena sudah menimbulkan bau tak sedap," katanya.
Hal senada dijelaskan Ketua RW 011, Sidorejo, Kabupaten, Klaten, Muhammad Jumadi (69). Selaku tokoh masyarakat (tomas) di bantaran Kali Lunyu, Muhammad Jumadi sangat menyayangkan aksi pembuangan bangkai babi ke sungai.
"Tahunya pukul 06.30 WIB. Sekitar jam 07.00 WIB mulai dicutik anak-anak agar terhanyut oleh aliran air di sungai," paaprnya.
Baca Juga: Dikira Boneka, Mayat Perempuan Mengambang di Sungai Gegerkan Warga Klaten
Jumadi menyebut bangkai babi itu sudah menimbulkan bau tidak sedap. Jumlah bangkai babi di aliran Kali Lunyu ada dua ekor. Satu ekor masih utuh, satunya lagi tinggal separuh.
"Di saat kami sudah peduli sungai (dengan merawat dan rutin membersihkan sungai), justru ada orang tak bertanggung jawab membuang bangkai babi," kata Muhammad Jumadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
Menembus Medan Sulit, Mantri BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan di Talaud
-
GoTo Catat Kinerja Positif, Bisnis Digital Keuangan Tumbuh Pesat
-
BRIvolution Reignite Makin Akseleratif, Perkuat Danantara sebagai Penggerak Ekonomi Nasional
-
Usai Aksi Warga, Wali Kota Solo Perintahkan Pemeriksaan SCMPP dan Dampak Lingkungan Putri Cempo