SuaraSurakarta.id - Upaya keras bakal dilakukan jajaran Polresta Surakarta dalam mengantisipasi kedatangan masyarakat luar saat malam tahun baru.
Langkah konkret yang telah disiapkan adalah penyekatan empat ruas pintu masuk ke Kota Bengawan.
Hal tersebut ditegaskan Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak saat ditemui awak media, Jumat (18/12/2020) dilansir dari Solopos.com jaringan informasi Suara.com.
"Empat lokasi itu mulai Kawasan Joglo, Jurug, Tugu Makutho, serta kawasan Banyuanyar. Kami juga merazia barang bawaan sekaligus knalpot brong," kata Ade Safri.
Dia memaparkan, sedari awal pihaknya memang melarang adanya segala bentuk kegiatan di luar saat malam tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan.
"Pastinya kami akan kandangkan sepeda motor berknalpot brong. Kami juga sepakat tidak ada perayaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa," tegasnya.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk merayakan malam Tahun Baru di rumah masing-masing karena lebih aman dan sehat.
Ia menegaskan kepolisian bakal menerapkan pasal pidana jika ada masyarakat yang mengabaikan imbauan untuk menghindari kerumunan.
Di sisi lain, Polresta Surakarta akan menerjunkan 750 personel pengamanan. Kapolres juga mengatakan telah melakukan penyesuaian jumlah personel yang akan bertugas di gereja saat Natal.
Baca Juga: Bupati Karanganyar Berencana Tutup Alun-Alun di Malam Tahun Baru
Jumlah personel pengamanan menyesuaikan dengan prediksi jemaah yang akan mengikuti ibadah Natal.
Ia menegaskan pengamanan gereja secara menyeluruh baik ibadah secara online maupun offline. Dalam rapat koordinasi lintas sektoral, pemerintah mengimbau agar pelaksanaan ibadah Natal dilakukan secara online atau daring.
Namun, jika ibadah daring tidak bisa dilaksanakan, ibadah secara langsung harus mengutamakan protokol kesehatan seperti penyesuaian jumlah jemaah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar
-
Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak