SuaraSurakarta.id - Kabar duka menyelimuti Kabupaten Boyolali. Mantan bupati periode 2000-2005, Letkol Purn. dr. H. Djaka Srijanta, meninggal dunia, Kamis (17/12/2020) pada usia 75 tahun.
Djaka meninggal pukul 09.05 WIB di Rumah Sakit Dr. Moewardi, Solo. Dia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Boyolali pukul 14.00 WIB.
Dilansir dari Solopos.com jaringan Suara.com, Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Boyolali, Wiwis Trisiwi Handayani, menyebut Djaka sempat memberikan wejangan untuk Pemkab Boyolali beberapa bulan lalu.
Baru sekitar empat bulan lalu, jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali, mengunjungi kediaman Djaka Srijanta, di sekitar Jl. Merbabu, Kecamatan Boyolali. Tepatnya saat perayaan Hari Jadi ke-173 Kabupaten Boyolali.
Sudah menjadi tradisi di lingkungan Pemkab Boyolali, pada hari istimewa itu akan dilakukan kunjungan atau silaturahmi ke kediaman para mantan Bupati dan Wakil Bupati Boyolali.
Namun saat itu acara dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan, karena berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
"Kami bertemu langsung dengan beliau. Saat itu kami mengantar Bapak Wakil Bupati, dan hanya beberapa orang saja," tutur dia kepada Solopos.com.
Saat itu beliau masih menerima kami dengan kondisi bugar. Kegiatan itu merupakan agenda rutin tahunan, dalam rangka silaturahmi dengan para sesepuh," tambah dia.
Menurut Wiwis, seperti halnya seorang orang tua kepada anak-anaknya, Djaka juga menyampaikan beberapa hal.
Baca Juga: Mantan Penggawa Persib Shohei Matsunaga Bagi Ilmu ke Pemain Diklat U-15
"Ya beliau, karena pernah menjabat sebagai Bupati di Boyolali, tentu memberikan wejangan, bagaimana untuk selalu melihat ke bawah untuk menyerap aspirasi masyarakatnya. Ya, memberikan nasehat layaknya seorang sesepuh kepada putra-putranya," lanjut dia.
Wiwis menyatakan meninggalnya Djaka tentu meninggalkan duka untuk Boyolali.
"Mari kita doakan bersama. Kami sangat berduka, ada pimpinan kami yang mendahului," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!