SuaraSurakarta.id - Aksi tak terpuji nan keterlaluan dilakukan seorang ibu yang terekam kamera di sebuah perkampungan di Palembang, Sumatera Selatan.
Video yang menunjukkan seorang ibu marah-marah ke anak laki-laki viral dan beredar di media sosial. Tak hanya itu, ia juga terlihat melakukan kekerasan secara fisik.
Aksi kekerasan ibu-ibu ini dikabarkan terjadi akibat tanaman hiasnya rusak. Ia menuding si bocah itu sebagai pelakunya.
Rekaman video video ini lantas viral, salah satunya dibagikan oleh @fakta.indo belum lama ini. Warganet dibuat meradang oleh aksi emak-emak ini.
Dalam video berdurasi singkat itu, nampak pemukiman warga di mana seorang ibu berbaju merah tengah mengejar bocah.
Setelah anak laki-laki berbaju hijau itu berhenti, si ibu lantas mencengkeram tubuhnya dan melepas tutup kepala yang nampak seperti peci yang dipakai bocah itu.
Rekaman itu terlihat dipotong, dan bagian selanjutnya memperlihatkan si anak berhasil lepas dari cengkeraman si ibu.
Berdasarkan informasi yang diselipkan oleh @fakta.indo insiden ini terjadi di Palembang. Si ibu mengira bocah berumur 4 tahun itu lah yang merusak tanaman dan bunga yang ada di rumahnya.
Belakangan, orang tua dari anak laki-laki itu tak terima dan melaporkan tetangganya itu ke pihak kepolisian.
Baca Juga: Seruan Aksi 1712 Beredar di Media Sosial, Polda Sumsel Siagakan Personil
Video aksi kekerasan gara-gara bunga ini langsung mengundang beragam reaksi warganet dan ditonton lebih dari 331,1 kali.
"Segera ditangkap itu orang, tanaman bisa diganti tapi kejiwaan psikologi anak sulit sembuh dari trauma," tulis akun @pem****
"Walaupun anaknya salah, jangan sampai main fisik bu," kata @bll****
"Ga usah pukul anak-anak bu,tanamannya rusak minta ganti aja ke ortunya anak, ga usah maen pukul gitu, ga ada ortu yang nerima anaknya dipukul orang lain," imbuh @ana****
"Sini bu gua bayar taman hias lu," timpal @nco***
Lihat video selengkapnya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Bajaj Indonesia Perkuat Kolaborasi Lokal Bertajuk 'Bajaj Untuk Surakarta'
-
Waktu Buka Puasa di Solo hari ini 25 Feb 2026, Lengkap Jadwal Isya
-
Respati Ardi Targetkan Penyerapan dan Penyaluran Tenaga Kerja Lewat Program RSK Lebih Optimal
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Ini Kondisi Museum Keraton Surakarta Usai Dibuka, Belum Semua Tersentuh Revitalisasi