- Aliansi BEM Soloraya menggelar aksi evaluasi pemerintahan di Tugu Kartasura, Sukoharjo, pada Selasa (20/10/2026).
- Kericuhan sempat terjadi ketika polisi memadamkan ban yang dibakar mahasiswa, tetapi situasi berhasil dikondisikan.
- Mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait evaluasi program nasional, penanganan karhutla, serta akses beasiswa pendidikan.
Yudi menjelaskan beberapa tuntutan dari adalah meminta karhutla ditetapkan sebagai bencana nasional. Pihaknya meminta evaluasi mengenai Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai masih banyak masalah.
"Tuntutan utama kami adalah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Kami turut bersimpati kepada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah karhutla," sambungnya.
"Kami juga menuntut agar anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dievaluasi dan dilakukan efisiensi secara menyeluruh. Sehingga anggaran dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih mendesak," lanjut dia.
Yudi menambahkan para mahasiswa juga menyoroti persoalan akses beasiswa bagi mahasiswa yang terkendala data desil.
Baca Juga:Ikhyar Velayati: MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja
Ada mahasiswa yang dinilai membutuhkan bantuan beasiswa, tetapi pengajuannya terhambat karena data kesejahteraan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
"Ada beberapa rekan-rekan kami mahasiswa yang mengajukan beasiswa tapi terhambat oleh desil. Padahal data desil tidak sesuai dengan hasil survei," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto