Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint

Mahasiswa PPG BK Unisri menggelar pengabdian di Kelurahan Ketelan, Surakarta, dengan edukasi 3A (anti kekerasan seksual, narkoba, bullying) serta pelatihan ecoprint.

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:34 WIB
Mahasiswa PPG Unisri Solo Edukasi Karang Taruna soal 3A dan Latih Kreativitas Ecoprint
Mahasiswa Kelompok 3 Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Bidang Studi Bimbingan dan Konseling (BK) FKIP Universitas Slamet Riyadi (Unisri) bersama sejumlah pemuda karang taruna di Kelurahan Ketelan, Banjarsari, Surakarta, Sabtu (22/8/2026). [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Mahasiswa PPG BK Unisri mengadakan pengabdian masyarakat di Kelurahan Ketelan, Surakarta, pada 22 Agustus 2026.
  • Kegiatan itu menyosialisasikan edukasi 3A serta pelatihan ecoprint kepada Karang Taruna dan ibu-ibu Proklim.
  • Dosen pembimbing menyatakan program tersebut melatih mahasiswa mengasah kompetensi komunikasi dan kolaborasi dengan masyarakat.

SuaraSurakarta.id - Mahasiswa Kelompok 3 Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Bidang Studi Bimbingan dan Konseling (BK) FKIP Universitas Slamet Riyadi (Unisri) menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kelurahan Ketelan, Banjarsari, Surakarta, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan yang menjadi bagian dari proyek kepemimpinan mahasiswa tersebut mengusung edukasi 3A, yakni anti kekerasan seksual, anti narkoba, dan anti bullying. Selain sosialisasi, peserta juga mendapatkan pelatihan kreativitas melalui teknik ecoprint.

Kegiatan diikuti sekitar 20 anggota Karang Taruna RW 2 serta sejumlah ibu-ibu anggota Program Kampung Iklim (Proklim) RW 2. 

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memberikan pemahaman mengenai pencegahan berbagai bentuk kekerasan dan perilaku berisiko, tetapi juga mendorong masyarakat mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan bahan-bahan alami.

Baca Juga:PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah

Dosen pembimbing kegiatan, Dr. Oktiana Handini, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan pengabdian menjadi sarana bagi mahasiswa PPG untuk mengasah kompetensi yang dibutuhkan ketika nantinya terjun sebagai guru.

Menurutnya, calon guru bersertifikat pendidik tidak cukup hanya menguasai kemampuan akademik, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi dan kerja sama dengan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPG dilatih untuk memiliki kemampuan berkreasi, berkomunikasi, dan berkolaborasi dengan masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan pelatihan ecoprint yang memberikan pengalaman praktis kepada peserta untuk menghasilkan karya kreatif dengan memanfaatkan unsur-unsur alami. 

Selain menjadi kegiatan edukatif, pelatihan tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan kreativitas masyarakat dan pemanfaatan potensi lingkungan secara lebih produktif.

Baca Juga:Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini