- Penyelenggaraan haji kini beralih dari Kemenag ke Kemenhaj dengan persiapan keberangkatan di Solo mencapai 95 persen.
- Sebanyak 521 calon jemaah haji asal Solo dijadwalkan berangkat pada tanggal 8 hingga 9 Mei mendatang.
- Proses administrasi jemaah dinyatakan aman, termasuk penggunaan kartu nusuk sebagai syarat wajib masuk area Arafah.
Sementara itu Plt Kantor Kemenhaj Solo, Saiful Anwar mengatakan persiapan haji untuk embarkasi sudah mencapai 95 persen. Visa calon jemaah sudah keluar semua terus sudah vaksin.
"Di Solo itu ada 521 calon jemaah haji yang akan berangkat, itu 460 jemaah sudah vaksin di puskesmas, dan 44 jemaah vaksin mandiri," jelasnya.
"Insya allah, tidak ada keterlambatan dokumen seperti sebelumnya. Dokumen sudah aman," tutur dia.
Saiful mengatakan saat ini tinggal pembagian koper dan masuk asrama saja. Masing-masing jemaah pastinya juga sudah melakukan persiapan.
Baca Juga:Penerbangan Indonesia-Arab Saudi Bisa 11 Jam, Ini Tips Cegah Mabuk Udara untuk Calon Haji
"Jadi ini tinggal menunggu keberangkatan saja. Karena semua persiapan semua dilakukan, jadi masalah dokumentasi sudah selesai," terang dia.
Terkait peralihan kewenangan masalah haji dari Kemenag ke Kemenhaj, Saiful mengaku tidak masalah. Karena dulu masalah haji itu ditangani seksi haji terus adanya aturan baru seksi haji masuk ke Kemenhaj.
"Masih tetap sama, orangnya juga cuma kita beralih ke Kemenhaj. Memang orang baru tapi stok lama," ungkapnya.
Menurutnya yang masih permasalahan itu di SDM, karena di Kemenhaj Solo itu hanya ada sekitar 9 orang. Itu jelas jauh masih kurang dengan beban kerja yang ada.
"Maksimal itu diangka 30 pegawai. Jadi selama ini kerjanya dobel-dobel. Karena pegawai di Kemenhaj itu harus mempersiapkan proses haji, nanti setelah haji tahun ini selesai langsung persiapan buat tahun depannya" jelas dia.
Baca Juga:Uniknya Jamaah Haji Asal Indonesia, Koper dan Barang Bawaan Selalu Punya Tanda Khusus
Saiful menjelaskan adanya peralihan penyelenggaraan ini tidak berpengaruh kepada antrian dan pemberangkatan. Semuanya tetap jalan seperti biasanya dan lancar.
"Jadi tidak berpengaruh sama sekali, karena memang lebih fokus. Solo itu masuk kloter 53 dan 54, pemberangkatan 8-9 Mei nanti," imbuhnya.
Nanti saat calon jemaah haji masuk ke Asrama haji akan ada pembagian kartu nusuk (identitas digital wajib). Dulu kartu nusuk dibagikan di Arab Saudi, kalau sekarang di asrama haji.
"Ini untuk memperlancar pemberangkatan, tanpa nusuk itu jemaah haji tidak bisa masuk ke Arofah. Tanpa masuk Arofah berati tidak bisa menunaikan ibadah haji, jadi lebih nyaman dibagikan disini dan jemaah pastinya tidak khawatir," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto