Baca 10 detik
- Calon jemaah umroh khawatir atas konflik Iran-AS-Israel, mendorong beberapa ingin menunda atau membatalkan keberangkatan Maret 2026.
- Upaya pembatalan sulit dilakukan oleh calon jemaah karena administrasi seperti visa keberangkatan sudah ditetapkan sebagai paket final.
- Penyelenggara umroh memastikan keberangkatan tetap berjalan dengan mengalihkan jemaah ke tiga maskapai yang masih beroperasi.
Her menambahkan saat ini masih ada sekitar 120 jemaah di Makkah dan Madinah menjalankan ibadah umroh seperti biasa.
"Terjebak nggak ada sih, hanya terpending saja dalam arti pesawat dicancel. Tapi semua difasilitasi, ada yang dua hari, sekarang sudah pulang semua. Kendalanya itu di bandara dan pesawat apalagi pas letus pertama kacau, pasti delay lalu jemaah kembali ke hotel hingga beberapa hari," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Jadwal Imsakiyah dan Waktu Salat di Surakarta 27 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!