Baca 10 detik
- Mahasiswa UNS, Sri Wahyuni, berduka karena rumahnya hancur total akibat banjir bandang di kampungnya Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
- Keluarganya mengungsi ke hutan selama lima hari dan komunikasi baru terjalin pada hari keenam pascabencana.
- Sri Wahyuni menunda kepulangan ke kampung karena akses jalan lintas utama mengalami sekitar 20 titik longsor.
Sri Wahyuni menambahkan selama tinggal dan kuliah di Solo setalah bencana mendapatkan bantuan dari dosen pembimbing buat biaya hidup.
"Itu sampai sekarang masih cukup. Sampai aku sidang minggu lalu, sekarang tinggal nunggu wisuda aja," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Sejumlah Anggota DPR Dinonaktifkan, Ini Komentar Pengamat Politik UNS