Nyawah di Klaten, Wamentan Singgung Masalah Pupuk dan Produksi Padi

Tak hanya menyerap aspirasi petaniterkait produksi padi, Sudaryono juga ikut nyawah alias menanam padi.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 23 September 2024 | 16:27 WIB
Nyawah di Klaten, Wamentan Singgung Masalah Pupuk dan Produksi Padi
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono (dua dari kiri) menanam padi di Desa Sekaran, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (23/9/2024). [ANTARA/Aris Wasita]

"Seperti di Demak, Sukoharjo juga demikian, ada burung hantu," katanya.

Sementara itu, pada kesempatan tersebut para petani mengeluhkan harga pupuk subsidi yang tidak sama di setiap pengecer. Padahal seharusnya pengecer menjual sesuai dengan HET.

Salah satu petani Purwanto mengatakan untuk Urea diperolehnya dengan harga Rp150.000/sak, sedangkan Phonska di harga Rp160.000/sak.

Padahal sesuai dengan aturan seharusnya HET Urea di harga Rp112.000/sak dan Phonska di harga Rp115.000/sak. [ANTARA]

Baca Juga:Keren! Ratusan Warga Sidowayah Klaten Upacara HUT ke-79 RI di Istana Siblarak, Replika Istana Negara

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini