"Terkait dukung-mendukung, saya serahkan ke masyarakat. Masyarakat sudah dewasa. Cuma saya berpesan terkait pelaksanaan pilkada harus lebih menyejukkan dan menyenangkan, tidak saling menghujat atau memfitnah," tegasnya.
Menurutnya, pesta demokrasi seharusnya menjadi ajang yang meriah dan positif, tidak melawan norma hukum dan kaidah demokrasi itu sendiri.
Acara senam massal ini bukan hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga menjadi simbol semangat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat Klaten.
Ahmad Luthfi, dengan pendekatan yang santai dan ramah, berhasil menyentuh hati warga, membuktikan dirinya bukan hanya sebagai calon pemimpin, tetapi juga sebagai sahabat bagi rakyatnya.
Baca Juga:Keren! Ratusan Warga Sidowayah Klaten Upacara HUT ke-79 RI di Istana Siblarak, Replika Istana Negara