"Sudah menjadi agenda rutin tiap agustusan. Lomba tangkap ikan ini digelar konsepnya kembali ke tempo dulu. Memunculkan lagi suatu hal yang mulai punah dan dilupakan, juga untuk kebersamaan," ungkap dia.
Ute, yang juga ikut menangkap merasakan keseruan menangkap ikan lele. Bahkan harus dipatil beberapa kali saat mau menangkap.
"Dipatil tadi tapi nggak pernah dirasa. Rasa sakit saat lomba tidak sesakit saat kita berperang," jelasnya.
Ute mengatakan ikan lele yang ditangkap warga ada yang dibawa pulang untuk dimasak. Ada juga yang dikumpulkan buat kumpulan warga.
Ute berharap kegiatan seperti ini terus diadakan untuk guyub rukun warga. Pemenang dari lomba tangkap lele ini mendapatkan hadiah kipas angin dan minyak goreng untuk menggoreng lele.
Kontributor : Ari Welianto