Wayang Bawa Semangat Baru Anak Panti Asuhan: Mahasiswa UNS Kenalkan Krida Bahasa dan Budaya Jawa

Pada program krida kebahasaan bertajuk Janitra ini dikenalkan kepada anak-anak panti asuhan berupa buku cerita wayang anak.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 22 Mei 2024 | 17:14 WIB
Wayang Bawa Semangat Baru Anak Panti Asuhan: Mahasiswa UNS Kenalkan Krida Bahasa dan Budaya Jawa
Mahasiswa UNS kenalkan krida bahasa ke anak Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Keluarga Yatim Aisyiyah Bekonang, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. [ANTARA/Aris Wasita]

SuaraSurakarta.id - Mahasiswa Universitas Sebelas Maret atau UNS Surakarta mengenalkan krida bahasa ke anak-anak Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Panti Asuhan Keluarga Yatim Aisyiyah Bekonang, Kabupaten Sukoharjo.

Pada program krida kebahasaan bertajuk Janitra ini dikenalkan kepada anak-anak panti asuhan berupa buku cerita wayang anak.

Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS Angela Gysca Ariella memaparkan, melalui buku yang disusunnya untuk memenuhi Pemilihan Duta Bahasa Jawa Tengah 2024 tersebut, anak dapat mempelajari penggunaan Bahasa Indonesia dan Jawa yang baik dan benar.

"Selain itu, melalui ceritanya, saya juga ingin mematahkan stigma negatif terhadap anak broken home, terutama dalam hal pendidikan, sehingga ke depan tidak ada lagi masyarakat yang memandang rendah pendidikan anak yang ditinggalkan orang tuanya," kata Angela dilansir dari ANTARA, Rabu (22/5/2024).

Baca Juga:Demo Mahasiswa UNS Tolak Kenaikan UKT dan IPI: Ini 8 Poin Tuntutannya!

Selain dari sisi kebahasaan, melalui buku tersebut sekaligus diperlihatkan wujud asli dari sebuah wayang yang menjadi maskot buku.

Ia berharap melalui pendekatan pendidikan yang mengutamakan pengembangan literasi seperti program Janitra dapat membantu menyelesaikan permasalahan literasi bagi anak-anak dengan keluarga tidak utuh dengan cara holistik.

"Termasuk juga memperkenalkan serta melestarikan budaya dan Bahasa Jawa," ujar dia.

Menurut dia, program tersebut tidak hanya menarik minat anak-anak untuk berliterasi, tetapi juga membantu mereka dalam melestarikan bahasa daerah, khususnya Bahasa Jawa.

Terkait hal itu, Ketua Panti Asuhan Wartini mengaku senang dengan upaya yang dilakukan oleh Angela.

Baca Juga:Road to Pilkada Solo: Diantar Ratusan Warga dan Wayang Orang, Kusumo Putro Serahkan Berkas Pendaftaran ke PDIP

"Saya lihat anak-anak senang mendengarkan cerita wayang yang dibawakan. Apalagi, anak-anak ini banyak yang tidak bisa berbahasa Jawa, semoga setelahnya bisa menerapkan bahasa Jawa yang baik dalam sehari-hari," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak