![Salah satu destinasi wisata religi di permukiman Mutihan, Kota Solo bernama Pura Indra Prasta. [Surakarta.go.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/08/22/71780-wisata-religi-di-solo.jpg)
Pura bergaya arsitektur Bali itu terletak di Gang Tribusono I Kampung Mutihan RT 05 RW 11 Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Lokasi pura ini berada di selatan Masjid Mujahidin ± 180 meter, atau tepat berada di tepi sungai Jenes. Pura Indra Prasta dibangun pada tahun 1986.
Sebagian material untuk mendirikan Pura Indra Prasta ini diperoleh dari sisa pembangunan Pura Bhuwana Agung Saraswati yang berada di lingkungan Kampus Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).
Baca Juga:3 Rekomendasi Masjid Megah Milik Tokoh Terkenal, Cocok untuk Wisata Rohani

Masjid Agung Surakarta terletak di sebelah utara Pasar Klewer, atau tepat berada di sisi barat alun-alun lor Keraton Kasunanan Surakarta.
Masjid yang memiliki arsitektur Jawa kuno ini merupakan salah satu masjid kuno di Indonesia. Merupakan bagian dari Keraton Kasunanan Surakarta, Masjid Agung menempati lahan seluas 19.180 meter persegi.
Masjid ini dipisahkan dari lingkungan sekitar dengan tembok pagar keliling setinggi 3,25 meter. Bangunan Masjid Agung Surakarta merupakan bangunan bergaya tajug yang beratap tumpang tiga dan berpuncak mustaka (mahkota).
![Astana Oetara adalah sebuah kompleks pemakaman Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara VI beserta keluarga, kerabat dan para abdi dalemnya. [Surakarta.go.id]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/08/22/31330-astana-oetara.jpg)
Astana Oetara adalah sebuah kompleks pemakaman Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara VI beserta keluarga, kerabat dan para abdi dalemnya yagn berada di Kampung Nayu, Banjarsari, Kota Solo.
Baca Juga:Takjub! Megahnya Masjid Agung Al-Falah Jambi, Dijuluki Masjid 1000 Tiang
Makam ini sudah ada sejak tahun 1928 ketika jenazah Mangkunegara VI dibaringkan di pemakaman ini. Ir. Soekarno yang kelak merupakan Presiden Pertama Republik Indonesia disebut-sebut sebagai arsitek Astana Oetara.