Hal senada juga dirasakan Andri warga Yogyakarta yang sengaja datang ke Masjid Raya Sheikh Zayed ini untuk salat tarawih.
"Tahu kalau sudah boleh buat salat tarawih, jadi saya datang ke sini. Alhamdulillah, sangat nyaman dan bagus," sambungnya.
Menurut Masjid Raya Sheikh Zayed ini memberikan pengalaman ibadah yang berbeda. Karena fasilitas yang ada di masjid ini sangat memadai bagi jemaah.
Keamanannya juga terjamin, ada petugas yang berjaga dan patroli. Ada juga volunteer yang ikut mengarahkan jemaah.
Baca Juga:Salat Tarawih Di Rutan KPK, Imam Dan Jemaah Sesama Tersangka Korupsi
Sementara itu Asisten Direktur Operasional Join Committee Indonesia Masjid Raya Sheikh Zayed, Bagus Sigit Setiawan mengatakan salat tarawih pertama ini mengundang antusiasme masyarakat dari berbagai daerah.
"Alhamdulillah, salat pertama tarawih di Masjid Raya Sheikh Zayed ini masyarakat sangat antusias. Tadi ada sekitar 20.000 jamaah yang datang untuk salat Tarawih pertama," papar dia.
Pada salat tarawih pertama ini dengan membaca juz amma atau juz 30.
"Sebagai imam itu Kyai Haji Muhtarom dari Masjid Agung Surakarta dengan 23 rakaat. Tadi bacaannya juz 30. Insya Allah, besok memang akan di selang-seling dua Imam dari Indonesia dan UEA," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Solusi Sholat Tarawih Bagi Pekerja Shift Malam, Begini Kata Buya Yahya