"Solo Safari bukan kebun binatang biasa. Tapi juga lembaga konservasi, yang salah satu tujuannya melakukan briding atau perbanyakan satwa yang terancam punah. Jadi binatang endemik Indonesia yang sangat berharga yang harus kita jaga dan kita upayakan perkembangbiakan," kata Ketua Yayasan Konservasi Margasatwa Indonesia (YKMI) Agus Santoso.
Menurutnya, seharusnya revitalisasi ini diselesaikan dalam waktu satu tahun. Tapi ini bisa diselesaikan hanya dalam waktu enam bulan saja.
"Project ini seharusnya diselesaikan dalam waktu 1 tahun tapi dengan tantangan cuaca bisa diselesaikan dalam waktu enam bulan. Semua bekerja keras luar biasa, apresiasi terhadap tim," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto