Peringkat ke-5 Penderita Diabetes Terbanyak di Dunia, Populasi Usia Produktif di Indonesia Bakal Terganggu

Di Indonesia, jumlah penderita diabetes terus meningkat dari 10,7 juta pada tahun 2019 menjadi 19,5 juta pada tahun 2021 yang menduduki peringkat ke-5 terbanyak di dunia

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 18 November 2022 | 08:34 WIB
Peringkat ke-5 Penderita Diabetes Terbanyak di Dunia, Populasi Usia Produktif di Indonesia Bakal Terganggu
Ilustrasi diabetes. Di Indonesia, jumlah penderita diabetes terus meningkat dari 10,7 juta pada tahun 2019 menjadi 19,5 juta pada tahun 2021 yang menduduki peringkat ke-5 terbanyak di dunia. (Shutterstock)

SuaraSurakarta.id - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Kementerian Kesehatan Dr. Eva Susanti, S.Kp., M.Kes menyebut diabetes merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi beban kesehatan karena telah menyerang setidaknya 537 juta orang di seluruh dunia, dan angka ini diperkirakan akan meningkat menjadi 783 juta pada 2045.

Di Indonesia, jumlah penderita diabetes terus meningkat dari 10,7 juta pada tahun 2019 menjadi 19,5 juta pada tahun 2021 yang menduduki peringkat ke-5 dengan jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia dan diperkirakan naik menjadi 28,6 juta pada 2045.

"Kondisi ini dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya gaya hidup kekinian yang sering mengonsumsi makanan dan minuman dengan gula berlebih serta kurangnya olahraga, sehingga berisiko terkena diabetes," kata Eva dikutip dari ANTARA pada Jumat (18/11/2022).

Untuk itu ia menyebut, pemerintah menyiapkan strategi untuk mencegah obesitas pada anak demi menekan risiko penyakit tidak menular seperti diabetes.

Baca Juga:Benarkah Nasi Putih adalah "Musuh Bebuyutan" Penyakit Diabetes ?

"Ke depan ada rencana aksi nasional obesitas, akan ada strategi untuk dilakukan lintas sektor kementerian untuk mengupayakan pencegahan kepada anak," kata Eva. 

Menurut Eva, konsumsi gula yang berlebihan tanpa dibarengi dengan aktivitas fisik bisa menimbulkan obesitas yang berujung kepada berbagai jenis penyakit. Kemudian prevalensi penyakit tidak menular kian banyak sebagai penyebab kematian dan kecacatan.

Fenomena ini akan mempengaruhi populasi usia produktif di Indonesia yang disayangkan bila kondisi kesehatannya tidak optimal.

"Jangan sampai masyarakat kita semakin banyak yang terkena diabetes," ujar dia.

Eva mengemukakan penanggulangan penyakit diabetes perlu dilakukan secara komprehensif oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:Cegah Diabetes dengan Pola Makan Ala Jepang, Benarkah Rendah Gula dan Kalori?

Kementerian Kesehatan berkomitmen melakukan Transformasi Kesehatan khususnya di layanan primer dan layanan rujukan.

Lifestyle

Terkini

Pasalnya sepeda motor bebek biru yang dipakai terduga pelaku bom bunuh diri STNK nya merupakan atas namanya.

News | 19:59 WIB

Stategi ini digunakan oleh kelompok Al Qaeda dan ISIS yang diaplikasikan oleh kelompok JI dan JAD di Indonesia.

News | 18:19 WIB

Dengan mengenakan kemeja batik, Kaesang Pangarep tiba di Pura Mangkunegaran sekitar pukul 12.55 WIB.

News | 18:15 WIB

Agus Sujatno alias Abu Muslim, pelaku aksi bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar Kota Bandung sudah kurang lebih setahun tinggal di rumah indekos kawasan Sukoharjo, Jateng.

News | 15:49 WIB

Terduga pelaku bom bunuh diri tinggal di rumah kost di RT 07 RW 02 Desa Siwal, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo berinisial AS.

News | 14:52 WIB

Sosok pemilik motor tersebut akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi pascatragedi bom bunuh diri tersebut.

News | 14:13 WIB

Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana menjelaskan, berdasarkan barang bukti yang ditinggalkan, pelaku membawa sepeda motor dengan pelat AD (wilayah Surakarta).

News | 13:26 WIB

Pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar, Kota Bandung diketahui merupakan mantan narapidana terorisme.

News | 13:00 WIB

Tampak putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka bersama istrinya Selvi Ananda serta dua anaknya, Jan Ethes Srinarendra dan La Lembah Manah.

News | 11:21 WIB

Adapun catatan gempa susulan yakni M4.3 pukul 13.25 WIB, M4.1 pukul 13.36 WIB, dan M4.3 pukul 13.49 WIB.

News | 15:17 WIB

Gempa juga dirasakan di daerah Kuta dan Kuta Selatan dengan skala intensitas II-III MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

News | 14:22 WIB

Belum ada laporan dampak gempa magnitudo 6.2 terhadap infrastruktur di Kabupaten Jember.

News | 14:16 WIB

Mereka juga membawa beberapa tumpeng nasi kuning lengkap dengan lauk pauknya.

News | 13:27 WIB

Jarak antara Benteng Vastenburg menuju ke lokasi perhelatan ngunduh mantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pura Mangkunegaran sekira 8 menit perjalanan.

News | 12:49 WIB
Tampilkan lebih banyak