Menjaga Gaya Hidup Sehat Bisa Menurunkan Jumlah Kasus Kanker, Ini Penjelasan Dokter

Kesadaran masyarakat dalam mencegah penyakit kanker berperan penting dalam menurunkan jumlah kasus kanker, benarkah demikian?

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 02 Oktober 2022 | 08:10 WIB
Menjaga Gaya Hidup Sehat Bisa Menurunkan Jumlah Kasus Kanker, Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi gaya hidup sehat. Kesadaran masyarakat dalam mencegah penyakit kanker berperan penting dalam menurunkan jumlah kasus kanker, salah satunya dengan gaya hidup sehat (Elements Envato)

SuaraSurakarta.id - Kesadaran masyarakat dalam mencegah penyakit kanker berperan penting dalam menurunkan jumlah kasus kanker. Hal itu diungkapkan oleh  Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FINASIM, FACP.

"Kanker bisa diturunkan dengan kesadaran masyarakat sehingga pasien mengikuti gaya hidup yang baik dan memeriksakan diri dengan cepat agar stadium dini bisa disembuhkan," kata Aru  dikutip dari ANTARA pada Minggu (2/10/2022).

Pengobatan yang canggih semata, ujar Aru, takkan cukup efektif dalam menurunkan tingkat kanker di Tanah Air bila tidak dibarengi dengan perubahan pola gaya hidup sehat masyarakat.

Dengan menerapkan gaya hidup sehat, risiko terkena penyakit kanker akan berkurang. Oleh karena itu, langkah preventif dengan mengedukasi masyarakat menjadi penting.

Baca Juga:Awas! Konsumsi Gula Berlebih Bisa Tingkatkan Risiko Kanker dan Penyakit Berbahaya Lainnya

Aru menjelaskan gaya hidup yang tidak sehat saat muda bisa membuat seseorang terkena kanker di usia senja, sehingga dia mengingatkan masyarakat untuk menjalani gaya hidup sehat sedini mungkin.

Di Indonesia, kanker paru menduduki posisi teratas untuk penyakit yang banyak diidap laki-laki, disusul dengan kanker usus besar dan kanker prostat.

Kanker paru adalah jenis kanker yang kejadiannya paling tinggi pada laki-laki di Indonesia karena 95 persen diakibatkan lingkungan serta gaya hidup.

Pada kanker prostat, angka kasusnya kian meningkat karena penyakit ini kerap menimpa orang-orang yang sudah lanjut usia, kalangan yang semakin banyak di Indonesia. Sementara itu, salah satu kanker yang paling banyak diidap perempuan adalah kanker payudara.

Menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018, angka kejadian kanker atau prevalensi di Indonesia meningkat mencapai 30 persen sejak tahun 2013 hingga 2018, sementara 58 persen prevalensi berada di kota-kota besar.

Baca Juga:Makan Sayap Ayam Bikin Kanker? Ini Penjelasan Ahli

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak