Ahli gizi Ingatkan Orang Tua untuk Jaga Tumbuh-Kembang Anak agar Terhindar Malnutrisi

Ahli gizi mengingatkan agar orang tua menjaga proses tumbuh dan kembang anak sehingga dapat terhindar dari masalah gizi (malnutrisi)

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 24 Juli 2022 | 19:45 WIB
Ahli gizi Ingatkan Orang Tua untuk Jaga Tumbuh-Kembang Anak agar Terhindar Malnutrisi
Ilustrasi anak makan sayur dan buah. Ahli gizi mengingatkan agar orang tua menjaga proses tumbuh dan kembang anak sehingga dapat terhindar dari masalah gizi (malnutrisi) (Pexels)

SuaraSurakarta.id - Ahli gizi dari Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Dr. Atmarita, MPH mengingatkan agar orang tua menjaga proses tumbuh dan kembang anak sehingga dapat terhindar dari masalah gizi (malnutrisi) serta penyakit tidak menular (PTM) di kemudian hari.

"Prinsipnya dijaga saja proses tumbuh-kembang itu. Pemantauan pertumbuhan dan pemantauan perkembangan, artinya di situ ada unsur makanan dan unsur stimulasi untuk diberikan kepada semua anak," kata Atmarita dikutip dari ANTARA pada Minggu (24/7/2022).

Atmarita mengatakan saat ini Indonesia menghadapi tiga beban malnutrisi (triple burden of malnutrition) yaitu kekurangan gizi, kelebihan gizi, serta defisiensi mikronutrien.

Kekurangan gizi mencakup kekurangan berat badan/underweight (berat badan rendah menurut usia), kerdil/stunting (tinggi badan rendah menurut usia), dan kurus/wasting (berat badan rendah menurut tinggi badan). Sementara kelebihan gizi mencakup kegemukan/overweight dan obesitas.

Baca Juga:Simak 5 Hal yang Bisa Mendukung Lansia Tetap Bahagia

"Kita menghadapi masalah luar biasa besarnya mulai dari triple burden dampaknya itu ke penyakit tidak menular (PTM) di usia dewasa yang sebetulnya lebih bahaya lagi," ujar Atmarita.

Prinsip menjaga tumbuh dan kembang anak, menurut Atmarita, sebetulnya mudah dilakukan yaitu dengan menerapkan pedoman gizi seimbang "Isi Piringku". Pedoman ini mencakup setengah piring buah dan sayur, sepertiga lauk pauk (sumber protein), dan dua pertiga makanan pokok (sumber karbohidrat) setiap kali makan.

Menurut Atmarita, edukasi mengenai gizi seimbang perlu disampaikan dan dipahami oleh semua anak di setiap tingkat usia. Ia mengatakan bahwa seluruh keluarga atau rumah tangga juga perlu dibekali pemahaman tentang masalah gizi oleh kader di lingkup kecil masyarakat.

Masalah gizi saling terkait dan dapat menjadi siklus di sepanjang daur kehidupan. Oleh sebab itu, Atmarita juga menekankan pentingnya mempersiapkan kondisi ibu sebelum memasuki masa kehamilan hingga sampai pada fase kelahiran dan pengasuhan.

Sebelum dan saat hamil, menurut Atmarita, ibu perlu memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi sehingga dapat menumbuhkan janin dan menghasilkan ASI yang berkualitas.

Baca Juga:Ingat Bunda, Makanan Pendamping Air Susu Ibu Mudah Dibuat di Rumah

Pada awal kehamilan, ibu juga perlu datang untuk memeriksakan diri ke layanan kesehatan serta mengonsumsi mikronutrien atau gizi mikro yang dibutuhkan untuk tumbuh-kembang janin seperti zat besi, asam folat, zinc, vitamin A, Iodium, vitamin D, vitamin B12, dan kalsium.

"Gizi seimbang itu juga dimulai dari menyusui eksklusif. Menyusui eksklusif artinya bayi mengonsumsi keseluruhan zat-zat gizi seimbang, ada protein, karbohidrat, lemak, mikronutrien, dan sebagainya. Setelah usia enam bulan, dia akan masuk ke MPASI," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini