facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Prabowo Subianto Sebut Dunia Kaget Melihatnya Jadi Menteri: Mereka Bingung, Rivalnya Kok Mau Jadi Anak Buah Pak Jokowi

Budi Arista Romadhoni Selasa, 05 Juli 2022 | 17:28 WIB

Prabowo Subianto Sebut Dunia Kaget Melihatnya Jadi Menteri: Mereka Bingung, Rivalnya Kok Mau Jadi Anak Buah Pak Jokowi
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.[Instagram]

Prabowo Subianto menceritakan bahwa saat ia berkeliling dunia sebagai Menhan, banyak pihak yang menanyakan alasanya mau bergabung dengan pemerintahan Presiden Jokowi

SuaraSurakarta.id - Dalam sebuah pidato Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia Prabowo Subianto menceritakan bahwa saat ia berkeliling dunia sebagai Menhan, banyak pihak yang menanyakan alasanya mau bergabung dengan pemerintahan Presiden Jokowi.

Bahkan karena sikapnya itu, politik di Indonesia dianggap stabil.

"Politik kita dianggap stabil sekarang," katanya dalam sebuah video tiktok yang diunggah oleh akun @mas_gandhi dikutip pada Selasa (5/7/2022).

"Bayangkan, saya keliling dimana-mana di dunia, mereka bingung, kok bisa anda rivalnya pak Jokowi kok sekarang anda mau menjadi anak buahnya pak Jokowi," lanjutnya bercerita.

Baca Juga: Temani Kunker Presiden Jokowi di Semarang, Warga Teriaki Ganjar: Ganteng Tenan, I Love You Full

Diketahui, Menhan Prabowo merupakan rival Joko Widodo di ajang Pemilihan Presiden pada 2014 dan 2019 Lalu. Prabowo pun mengakui kekalahannya dalam memperebutkan posisi Presiden RI tersebut. 

Untuk itu, ia pun membeberkan alasannya mau bergabung dalam pemerintahan dibawah Presiden Joko Widodo.

"Loh, filosofi kita adalah bahwa kalau kita berbeda pendapat tidak berarti kita harus bermusuhan," ungkapnya.

Ia pun memberi contoh bahwa kita bisa berbeda pendapat denga siapa saja, termasuk dengan keluarga dekat. Akan tetapi bagaimanapun juga kita tetaplah keluarga.

"Nah disitulah, budaya Indonesia adalah budaya kekeluargaan," ucapnya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Kabar Jokowi Didemo Saat Kunjungi Jerman, Benarkah?

"Bahwa kita boleh bersaing, boleh berbeda pendapat tapi ingat kita semua adalah satu keluarga," lanjutnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait