Untuk sistem pembelajarannya nanti 70 persen secara daring atau online dan 30 persen tatap muka.
"Kelas virtual baru tahun ini secara riil kita laksanakan. Ini untuk mengakomodir calon siswa yang rentan atau berisiko tidak sekolah karena faktor ekonomi," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Baca Juga:Geram Pelecehan Seksual Personel JKT48 yang Disebut di Solo, Gibran: Protesnya ke Saya Semua!