facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Awas! Kesepian Bisa Menjadi Penyebab Lansia Kekurangan Gizi, Ini Penjelasan Ahli

Budi Arista Romadhoni Minggu, 26 Juni 2022 | 06:55 WIB

Awas! Kesepian Bisa Menjadi Penyebab Lansia Kekurangan Gizi, Ini Penjelasan Ahli
Rasa kesepian dapat menimbulkan masalah gizi pada orang lanjut usia, ini penjelsan ahli. [Dok Suara]

Rasa kesepian dapat menimbulkan masalah gizi pada orang lanjut usia, ini penjelsan ahli

SuaraSurakarta.id - Rasa kesepian dapat menimbulkan masalah gizi pada orang lanjut usia atau lansia, yaitu karena nafsu makan berkurang. Kesehatan pun bakal terganggu jika hal tersebut terjadi. 

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia Prof. Dr. dr. Siti Setiati, Sp.PD-KGer, M. Epid, FINASIM. 

"Lansia kita cukup banyak yang hidup sendiri, kesepian membuat lansia malas makan," kata Siti dikutip dari ANTARA di Jakarta, Jumat (25/6/2022).

Kesehatan mental adalah hal penting yang harus dijaga oleh setiap orang, termasuk lansia, karena keterasingan dan kesepian mempengaruhi keinginan untuk mengonsumsi makanan bergizi.

Baca Juga: Eksekusi Bangunan Gang Tengah Semarang Diwarnai Dorong-Mendorong Antara Lansia Alumni THHK Dengan Petugas Pengadilan Negeri

Rasa sepi itu dapat mendorong lansia untuk menghabiskan waktu dengan berdiam diri, seperti tidur atau menonton televisi.

"Kesepian menyebabkan orang kehilangan nafsu makan karena makan itu kegiatan sosial," jelas dia.

Masyarakat diminta waspada bila tubuh lansia jadi semakin kurus dari waktu ke waktu, terutama bila pola makan yang diterapkan bukan untuk mengurangi berat badan. Jika berat badan turun dalam tiga kurun tiga bulan dan nafsu makan berkurang, ada kemungkinan terjadi gangguan nutrisi.

Di Indonesia, sebanyak 34,71 persen lansia tinggal bersama keluarga tiga generasi, nilai ini menurun sebesar 6 persen dari tahun sebelumnya.

Padahal berinteraksi dengan keluarga merupakan salah satu kunci penting dalam meningkatkan kualitas hidup lansia karena mereka memiliki kesempatan yang lebih besar untuk merasakan keterlibatan sosial yang dapat menghadirkan perasaan bahagia. Kondisi ini dapat menurunkan risiko lansia untuk merasa kesepian atau diabaikan.

Baca Juga: Perhatian! Lansia, Ibu Hamil, hingga Orang Komorbid Diimbau Pakai Masker di Luar Ruangan

Siti menyarankan agar lansia tidak hidup sendirian, melainkan tinggal bersama dengan keluarga, seperti anak dan cucu, agar bisa terus berinteraksi dengan banyak orang dan mengusir risiko kesepian. Bila memungkinkan, dia menganjurkan tiga generasi hidup di atas atap yang sama agar lansia tidak merasa terasing atau ditinggalkan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait