Cegah Wabah PMK, Lima Pasar Hewan di Boyolali Masih Ditutup

Pemkab Boyolali memperpanjang penutupan lima pasar hewan tahap ketiga untuk mengendalikan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK)

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 21 Juni 2022 | 17:38 WIB
Cegah Wabah PMK, Lima Pasar Hewan di Boyolali Masih Ditutup
Ilustrasi Wabah PMK hewan ternak. Pemkab Boyolali memperpanjang penutupan lima pasar hewan tahap ketiga untuk mengendalikan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) [Foto: ANTARA]

Disnakan Kabupaten Boyolali, kata Lusia Dyah Suciati, membuka posko pengaduan pada nomor 0812-2832-0007 sebagai langkah untuk mengendalikan dan menanggulangi PMK. Posko ini diharapkan mampu memberikan pengamanan dengan cepat laporan masyarakat terkait dengan PMK pada hewan ternak.

Menyinggung soal wilayah Desa Sidomulyo, Kecamatan Ampel Boyolali yang masuk ke dalam zona merah, Kepala Desa Sidomulyo, Much Sawali, mengaku bahwa sapi yang ada di wilayahnya mengidap PMK. Kondisi ini dialami oleh mayoritas penduduk sebagai peternak sapi selama kurang lebih dua bulan.

"Desa Sidomulyo mayoritas petani dan peternak hewan sapi. Setiap kepala keluarga rata-rata memiliki 5 ekor hingga 13 ekor sapi, Bahkan, ada yang lebih, belum termasuk hewan ternak kambing," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya memberi motivasi kepada para peternak agar tidak berputus asa dan terus beternak sembari menunggu kebijakan dan penyuluhan serta bimbingan dari dinas terkait agar peternak mampu bertahan mengelola hewan ternak, demikian Much Sawali.

Baca Juga:Puluhan Sapi di RPH Bubulak Bogor Bergejala Penyakit Mulut dan Kuku

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak