Menurutnya, secara visual diduga jika di kawasan ini dulunya merupakan pemukiman luas. Karena benda-benda yang ditemukan benda rumah tangga, bukan benda ritual.
"Kita duga di sini pemukiman zaman Mataram Kuno. Sangat luas, dulu katanya ditemukan ratusan guci," ucap dia.
Wisnu menambahkan, harus ada edukasi buat warga mengenai cagar budaya. Agar warga ikut punya rasa handarbeni dan tanggung jawab untuk melindungi serta melestarikan.
"Harus ada edukasi ke warga. Jadi ada kesadaran dari warga agar dijaga dan dirawat," tandasnya.
Baca Juga:Sejarah Kerajaan Mataram Kuno: Peninggalan Hingga Daftar 16 Raja
Kontributor : Ari Welianto