"Kondisi di Solo sudah sangat baik sekali, tapi jangan sampai membuat kita lengah dan gampangke. Terus tidak pakai masker, ora gelem vaksin, vaksin booster baru 50 persen malah," katanya.
Gibran menjelaskan, masker itu bukan hanya penangkal Covid-19 tapi untuk mencegah polusi dan lain-lainnya juga.
Menurutnya, masker bisa menjadi gaya hidup masyarakat.
"Masker itu sangat penting. Bisa membuat ganteng, meningkatkan level kegantengan 20 persen. Ojo buru-buru lepas masker," jelas dia.
Baca Juga:Ketua DPR Apresiasi Kebijakan Bolehkan Lepas Masker di Area Terbuka
Diakuinya sekarang sudah banyak masyarakat yang lalai dan tidak pakai masker. Gibran pun mencontohkan, seperti di Solo Car Free Day (CFD) minggu kemarin, masih banyak yang tidak pakai masker.
"Kedepan kita tingkatkan lagi. Di angkutan umum, BST tetap wajib pakai masker," tandasnya.
Jangan sampai kasus di Solo naik lagi dan malah repot. Gibran ingin agar teman-teman Pasoepati bisa nonton di stadion, Dream Theater biar bisa tiketnya di atas Rp 10.000.
"Kita ngejarnya itu. Ojo golek penake saiki, sukben nek naik susah. Nganggo masker kan wes kebiasaan dua tahun, jadi jangan males-malesan," pungkas dia.
Baca Juga:Kebijakan Boleh Lepas Masker di Tempat Terbuka Diyakini Tak Akan Picu Lonjakan Kasus COVID-19