“Untuk peserta ada sekitar 150 orang, untuk yang laki-laki kegiatannya ada di masjid, sedahkan yang perempuan ada di blok masing-masing. Kami datangkan ustad dari luar,” kata David.
Dalam pesantren kilat, diberikan ilmu dan tuntunan agama kepada narapidana yang beragama Islam.
“Insyaallah tujuan kami untuk meningkatkan akhlak dan keimanan warga binaan ini betul-betul tercapai. Agendanya ada banyak, setelah pesantren kilat dilanjutkan sore buka puasa bersama antara warga binaan dan petugas. Kemudian salat tarawih dilanjutkan tadarus sampai jam 21.00 malam bagi warga binaan yang mau ikut. Kami bangun suasana kekeluargaan supaya dalam menjalani bulan Ramadhan ini mereka tidak merasa sepi. Bagi yang rajin nanti akan ada reward tersendiri,” papar David.
Baca Juga:Lapas Kendari Usul 504 Narapidana Dapat Remisi Hari Raya Idul Fitri