Roboh Sejak 2018 Lalu, Tembok Keraton Kasunanan Surakarta jadi Mangkrak dan Belum Diperbaiki

Bahkan hingga saat ini masih dibiarkan atau mangkrak belum ada perbaikan.

Ronald Seger Prabowo
Selasa, 26 April 2022 | 15:22 WIB
Roboh Sejak 2018 Lalu, Tembok Keraton Kasunanan Surakarta jadi Mangkrak dan Belum Diperbaiki
Tembok Keraton Kasunanan Surakarta yang roboh sejak 2018 belum diperbaiki. [suara.com/Ari Welianto]

SuaraSurakarta.id - Tembok Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat tepatnya disebelah barat kediaman Raja Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi Sasono Putro juga roboh pada 15 Januari 2018 lalu.

Bahkan hingga saat ini masih dibiarkan atau mangkrak belum ada perbaikan. 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming saat dikonfirmasi sempat tidak tahu tembok keraton Solo sebelah mana.

Tapi saat diberi penjelasan oleh para awak media baru paham tembok Keraton Kasunanan Surakarta yang roboh.

Baca Juga:Unisri Surakarta Wisuda 491 Sarjana Baru, Gibran Berharap Jadi Agen Perubahan

"Owh, iki sing diomongke bu Diana Kusumastuti (Dirjen Cipta Karya KemenPUPR) itu. Iya, iya," ujar Gibran, Selasa (26/4/2022).

Putra sulung Presiden Jokowi ini pun berencana akan mengfollow up masalah tembok Keraton Solo yang roboh.

"Nanti coba tak follow up ya. Kemarin kayaknya sudah disinggung Bu Diana. Sik, sik nanti sik ya tembok yang roboh itu," ungkap dia.

Gibran mengatakan, harusnya tembok Keraton Solo yang diperbaiki. Karena itu cagar budaya dan peninggalan sejarah.

"Baiknya itu diperbaiki," katanya.

Baca Juga:Heboh Tembok Pagar Bekas Keraton Kartasura Dijebol Alat Berat, Gibran: Itu Ngawur!

Gibran meminta jika peristiwa dijebolnya benteng bekas Kartasura jangan disangkut pautkan dengan dirinya. Karena lokasinya itu bukan di Solo tapi Sukoharjo.

"Yang di Kartasura jangan disangkut pautkan saya ya, Bu Bupati sudah turun tangan," sambung dia.

Seperti diketahui, peristiwa ambrolnya tembok Keraton Kasunanan Surakarta roboh pada 15 Januari 2018 sekitar pukul 19.30 WIB saat hujan deras turun. Tembok yang roboh itu panjangnya sekitar 10 meter dengan tinggi 3 meter. 

Bagian yang ikut roboh pada tembok keraton meliputi gapura kampung dan sebagian bangunan di deretan Sasono Putro.

Sisa-sisa reruntuhan jatuh ke arah utara sempat menutup sebagian jalan. Saat ini, tembok ambrol tersebut masih mangkrak dan tampak ditumbuhi tumbuhan liar.

Bangunan tersebut dulu merupakan sentral listrik untuk seluruh kawasan keraton. Bangunan tersebut diperkirakan sudah ada semenjak listrik pertama kali masuk di Solo atau pada awal abad 20 di masa Pemerintahan  PB X.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak