facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh! Gus Nur Asal-asalan Mentafsirkan Al-Quran, Gus Baha Murka: Kayak Perlu Diislamkan Lagi

Budi Arista Romadhoni Minggu, 06 Maret 2022 | 13:01 WIB

Duh! Gus Nur Asal-asalan Mentafsirkan Al-Quran, Gus Baha Murka: Kayak Perlu Diislamkan Lagi
Kolase foto Gus Baha dan Gus Nur. (Istimewa)

Pendakwah Sugi Nur Raharja alias Gus Nur disemprot Gus Baha gara-gara sembarangan dalam mentafsirkan Al-Quran

SuaraSurakarta.id - Beredar unggahan video Sugi Nur Raharja atau dikenal dengan sebutan Gus Nur diduga mentafsirkan Al-Quran asal-asalan membuat Gus Baha murka. 

Melalui unggahan video di akun TikTok @yhanshe962, Gus Nur terlihat sedang berceramah dan ia tengah mentafsirkan salah satu ayat Al-Quran. 

"Berarti ulama menurut Allah adalah bisa ular, bisa ayam, bisa kambing, bisa manusia. Yang penting takut kepada Allah," kata Gus Nur. 

Menanggapi tafsiran Gus Nur soal ulama tersebut membuat Gus Baha angkat suara. Gus Baha pun tak segan menyemprot Gus Nur karena ia asal-asalan dalam mentafsirkan salah satu ayat Al-Quran. 

Baca Juga: Sering Tampil Seksi di Layar Kaca, Dinar Candy Bacakan Alquran dengan Fasih, Bikin Irfan Hakim Nangis: Masya Allah

"Kacau gak, kira-kira? Kacau. Orang membaca tafsir memakai pendapatnya sendiri itu sama dengan memesan satu tiket ke neraka," ujar Gus Baha. 

Gus Baha pun menegaskan bawa seseorang tidak boleh mentafsirkan Al-Quran menggunakan pemikiran sendiri. Harus menggunakan rujukan dari kitab-kitab. 

"Percaya deh sama saya, kalau berani mengajar tafsir. Mengajarlah dengan kitab saja. Berarti kamu membaca pendapatnya Imam Suyuthi. Karena Imam Suyuthi mewakili pendapat gurunya yang nasabnya sampai ke Rasulullah," papar Gus Baha. 

"Seminar tafsir tanpa kitab, mau ngomong pendapatmu atau pendapatnya Tuhan? Syariat kok menurut saya gimana itu. Kayak perlu diislamkan lagi," sambung Gus Baha. 

Ulama berusia 51 tahun ini lantas mengingatkan Gus Nur bahwa mentafsirkan Al-Quran atau hadist merupakan sesuatu yang sakral. Sehingga tidak boleh sembarang. 

Baca Juga: Santri Ponpes Terekam Lancar Lantunkan Ayat Al Quran Meski Belum Sadar Usai Operasi, Publik Kompak Terenyuh

"Nggak boleh seperti itu, kita harus terlatih dengan sanad. Semisal saya belajar tafsir dari Mbah Moen. Nah Mbah Moen itu murid dari Sayid Alawy yang keahlian spesialnya di tafsir," tandasnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait