SuaraSurakarta.id - Tragedi berdarah muncul usai pertandingan final Piala Dunia Antarklub antara Palmeiras versus Chelsea di Mohammed Bin Zayed Stadium, Abu Dhabi, UEA, Minggu (13/2/2022) dini hari WIB.
Seorang suporter meregang nyawa usai mengikuti nonton bareng (nobar) di luar Stadion Palmeiras, Allianz Parque, Sao Paolo.
Usai pertandingan yang dimenangkan Chelsea 2-1, bentrokan antarsuporter pun pecah.
Suasana yang awalnya meriah dan penuh ketegangan mendadak berubah menjadi ricuh dan bentrok sesaat setelah pertandingan berakhir, dan orang-orang mulai melemparkan batu serta bahan peledak.
Baca Juga:Suporter Palmeiras Tewas Tertembak Pasca Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub
Media lokal melaporkan seorang pria berusia 35 tahun ditembak di dada dan meninggal. Bentrokan berlangsung setengah jam sebelum akhirnya polisi turun tangan.
Chelsea keluar sebagai juara baru Piala Dunia Antarklub setelah mengalahkan juara Copa Libertadores asal Brazil, Palmeiras, pada partai final dengan skor 2-1.
Romelu Lukaku mengawali gol untuk Chelsea pada menit ke-55 sebelum Palmeiras menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui gol Raphael Veiga.
Tendangan penalti Kai Havertz pada menit ke-116 menjadi gol terakhir dalam pertandingan tersebut sebelum akhirnya peluit panjang berbunyi dan memastikan kemenangan Chelsea sebagai juara Piala Dunia Antarklub 2022. (ANTARA)
Baca Juga:Kalahkan Palmeiras, Chelsea Juara Piala Dunia Antarklub