Kasus COVID-19 Mulai Mengkhawatirkan, Gibran akan Evaluasi PTM 100 Persen di Kota Solo

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan mengevaluasi pelaksanaan PTM 100 persen menyusul munculnya klaster penyebaran COVID-19 di sejumlah sekolah

Budi Arista Romadhoni
Kamis, 03 Februari 2022 | 17:21 WIB
Kasus COVID-19 Mulai Mengkhawatirkan, Gibran akan Evaluasi PTM 100 Persen di Kota Solo
Ilustrasi pelaksanaan Protokol Kesehatan pada Pembelajaran Tatap Muka. Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan mengevaluasi pelaksanaan PTM 100 persen menyusul munculnya klaster penyebaran COVID-19 di sejumlah sekolah. [foto: antara]

SuaraSurakarta.id - Kasus Covid-19 di Kota Solo mengalami peningkatan. Pembelajaran tatap muka (PTM) pun bakal dievalusi oleh pemerintah setempat. 

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka akan mengevaluasi pelaksanaan PTM 100 persen menyusul munculnya klaster penyebaran COVID-19 di sejumlah sekolah.

"Nanti kami evaluasi lagi," kata Gibran dikutip dari ANTARA di Solo, Kamis (3/2/2022).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga sudah mengimbau agar PTM 50 persen kembali dilakukan. Terkait hal itu, Gibran akan mengikuti perintah yang dikeluarkan oleh Gubernur.

Baca Juga:Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Menyerbu Rumah Sakit, Apa Kabar Layanan Telemedisin?

"Kalau perintahnya 50 persen maka akan kami jalankan. Ya nanti kami evaluasi lagi, sekiranya orang tua murid resah atau tidak menginginkan PTM ya nanti kami evaluasi lagi," katanya.

Ia mengakui sejauh ini ada usulan yang masuk dari sejumlah orang tua siswa agar kembali menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Ada yang mengusulkan PJJ, sementara dihapus, atau 50 persen, macam-macam. Kami evaluasi dulu, ditampung dulu (usulan). Namun kalau ada instruksi khusus dari pak gubernur 50 persen ya kami jalankan, namun sejauh ini kami jalan seperti biasa," katanya.

Meski demikian, ia meminta siswa maupun orang tua tidak merisaukan penyebaran COVID-19 yang kembali meningkat pada beberapa waktu terakhir.

"Orang tua tidak perlu khawatir, kebanyakan yang positif itu OTG (orang tanpa gejala). Biasanya cepat sembuh, nggak perlu risau," katanya.

Baca Juga:Kasus COVID-19 Meningkat, Pemprov Lampung Evaluasi Berkala Pembelajaran Tatap Muka

Sementara itu, ia meminta seluruh guru, karyawan, maupun para siswa agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat saat berada di sekolah. Ia juga meminta orang tua siswa agar ikut mengawasi anak-anaknya di luar sekolah.

"Sekolah kan hanya beberapa jam, yang perlu diawasi ya di luar sekolah. Mohon kepada orang tua agar anaknya dijaga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak