SuaraSurakarta.id - Puluhan petugas kereta api (KA) menjalani tes narkoba di Stasiun Solo Balapan, Rabu (2/2/2022).
Manager Humas KAI Daops 6 Supriyanto menjelaskan, langkah itu dilakukan sebagai bagian dari optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.
"Setelah satu minggu lalu kami lakukan tes narkoba di wilayah Yogyakarta untuk manajemennya dan awak kereta, hari ini di Solo juga dilakukan sidak tes narkoba," kata Supriyanto, dikutip dari ANTARA, Rabu (2/2/2022).
Dia memaparkan, beberapa petugas kereta api yang mengikuti tes tersebut di antaranya petugas pengawalan KA, masinis, kondektur, dan teknisi.
Baca Juga:Terharu! MP dapat Remisi di Hari Imlek, Potongan Masa Tahanan 45 Hari
"Hari ini ada 50-an yang ikut sebagai antisipasi kemarin habis liburan. Ini untuk keselamatan perjalanan KA karena prinsip PT KAI adalah keselamatan yang utama. Kami pastikan SDM benar-benar sehat dan bebas dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang," paparnya.
Dia mengatakan sejauh ini di wilayah kerja PT KAI Daops VI tidak ada temuan terkait kasus pekerja yang menggunakan narkoba.
"Alhamdulillah wilayah Daops VI tidak ada temuan, namun kami tetap antisipasi dengan melakukan tes acak petugas di lapangan dan manajemen. Di Yogya kemarin yang ikut ada 47 orang dan hasilnya negatif semua. Memang kami rutin lakukan secara acak di beberapa tempat," tegasnya.
Ia mengatakan pemeriksaan kesehatan dan kondisi psikologis awak KA sendiri menjadi perhatian utama dari PT KAI. Pemeriksaan tersebut juga dilakukan dari sisi kondisi psikologis petugas.
"Tetap memastikan kondisi mereka sehat dan layak termasuk psikologisnya, makanya kami melakukan assessment, kondisi keluarga dan sebagainya," jelas Supriyanto.
Baca Juga:Keren! Sambut Tahun Baru Imlek, Penumpang KA di Stasiun Tawang Dihibur Barongsai