facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Paus Fransiskus Minta Ora Tua Tak Mengkutuk Anak Kandungnya yang Memiliki Kelainan Homoseksual

Budi Arista Romadhoni Kamis, 27 Januari 2022 | 06:45 WIB

Paus Fransiskus Minta Ora Tua Tak Mengkutuk Anak Kandungnya yang Memiliki Kelainan Homoseksual
Paus Fransiskus memimpin ibadah misa malam Natal di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Jumat (24/12) malam waktu setempat. Filippo MONTEFORTE / AFP

Kasus homoseksual terjadi dipenjuru dunia. Seks yang menyimpang membuat mereka dijauhi dan bahkan dikutuk oleh orang tuannya sendiri

SuaraSurakarta.id - Kasus homoseksual terjadi dipenjuru dunia. Seks yang menyimpang membuat mereka dijauhi dan bahkan dikutuk oleh orang tuannya sendiri.

Paus Fransiskus menyatakan bahwa orang tua dari anak-anak homoseksual tidak boleh mengutuk mereka, tetapi harus mendukung mereka.

Pesan itu ia sampaikan ketika berbicara dalam audiensi mingguan pada Rabu, sehubungan dengan kesulitan yang mungkin dihadapi orang tua dalam membesarkan anak.

Isu-isu itu termasuk "orang tua yang melihat orientasi seksual yang berbeda pada anak-anak mereka dan bagaimana menangani ini, bagaimana menemani anak-anak mereka, dan tidak bersembunyi di balik sikap mengutuk," kata Fransiskus.

Baca Juga: NFT Karpet Milik Paus Fransiskus Hadiah dari Pangeran Arab Laku Rp1,1 Miliar

Dia sebelumnya mengatakan bahwa orang-orang homoseksual memiliki hak untuk diterima oleh keluarganya sebagai anak dan saudara.

Paus juga mengatakan bahwa meskipun Gereja Katolik tidak dapat menerima pernikahan sesama jenis, Gereja dapat mendukung undang-undang serikat sipil yang bertujuan memberikan hak bersama bagi pasangan sesama jenis di bidang pensiun dan perawatan kesehatan serta masalah warisan.

Tahun lalu, kantor doktrin Vatikan mengeluarkan sebuah dokumen yang mengatakan bahwa para imam Katolik tidak dapat memberkati pernikahan sesama jenis. Keputusan ini sangat mengecewakan bagi umat Katolik homoseksual.

Di beberapa negara, seperti Amerika Serikat dan Jerman, paroki dan para pastor telah mulai memberkati persatuan sesama jenis sebagai pengganti pernikahan, dan ada seruan bagi para uskup untuk secara de facto melembagakan persatuan tersebut.

Kaum konservatif di Gereja dengan 1,3 miliar umat itu mengatakan Paus Fransiskus---yang telah mengirim catatan penghargaan kepada para imam dan biarawati yang melayani umat Katolik homoseksual---memberikan sinyal yang beragam tentang homoseksualitas sehingga membingungkan sebagian umat beriman.

Baca Juga: Promosikan Homoseksual di Masjid, Menteri Urusan Islam Maroko Pecat Kepala Departemen Literasi

Bulan lalu, sebuah departemen Vatikan meminta maaf karena "menyakiti seluruh komunitas LGBTQ" dengan menghapus dari laman resminya tautan ke materi sumber dari kelompok advokasi hak-hak homoseksual Katolik dalam persiapan untuk pertemuan Vatikan pada 2023 tentang arah masa depan Gereja.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait