Laboratorium Survei Indonesia Beberkan Hasil Jajak Pendapat Calon Presiden Idaman di Pilpres 2024

Hasil penelitian tentang preferensi masyarakat terhadap dinamika politik nasional, jika pemilu digelar saat ini.

Ronald Seger Prabowo
Senin, 17 Januari 2022 | 21:11 WIB
Laboratorium Survei Indonesia Beberkan Hasil Jajak Pendapat Calon Presiden Idaman di Pilpres 2024
Kepala Daerah kandidat capres 2024 hasil survei. (Istimewa)

Dengan pertanyaan secara spontan partai Politik yang paling memberikan kontribusi terhadap program-program penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, maka Partai Golkar dinilai oleh sebanyak 89,3 persen responden sebagai partai politik yang paling berkontribusi, kemudian diurutan kedua PDI Perjuangan dinilai oleh sebanyak 76,4 persen sebagai partai yang berkontribusi dalam penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, lalu PKB 73,9 persen, Partai Nasdem 70,6 persen, Partai Gerindra 62,7 persen, PPP 52,7 persen, PAN 51,9 persen, PKS 20,8 persen, dan Partai Demokrat 20,1 persen

Hasil penelitian melalui survei dengan memberikan pertanyaan kepada 1.850 responden secara terbuka dengan pertanyaan partai politik mana yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini, maka hasilnya menempatkan PDI Perjuangan sebagai partai politik dengan tingkat keterpilihan tertinggi. PDIP memiliki elektabilitas 14,2 persen.

"Tren elektabilitas partai politik saat masih dipegang oleh PDIP sebagai peraih suara tertinggi, walau pun elektabilitas menurun dibandingkan hasil real pemilu 2019. Pada urutan kedua, ditempati Partai GOLKAR yang memiliki elektabilitas sebesar 13,6 persen," ujar Albertus.

Ketiga ada Partai Gerindra dengan elektabilitas 12,7 persen. Kemudian, Partai Demokrat menempati urutan keempat dengan elektabilitas sebesar 8,9 persen.

Baca Juga:Kritik Soal Ambang Batas Pencalonan Presiden, Amien Rais Ogah Maju Pilpres 2024

PKB berada di belakangnya dengan angka 7,2 persen. PKS berada di urutan keenam dengan elektabilitas 6,2 persen. Selanjutnya Partai Nasdem memiliki elektabilitas 5,8 persen. PAN 3,2 persen, kemudian PPP dengan elektabilitas 2,6 persen.

Adapun partai non-parlemen secara berurutan memiliki tingkat elektabilitas sebagai berikut yaitu Partai Perindo 1,9 persen, Partai Prima 1,3 persen, Partai Garuda 1,1 persen, Partai Gelora 0,8 persen, PSI 0,6 persen, Partai Berkarya 0,3 persen, PBB 0,4 persen, PKPI 0,3 persen, Hanura 0,3 persen, Partai Umat 0,1 persen responden.

"Yang belum menentukan atau tidak menjawab masih sebanyak 20,2 persen," kata Albertus.

Dalam survei ini responden ditanyakan mengunakan kertas kuisioner mengenai pilihan partai politik jika pemilihan anggota DPR diselenggarakan pada hari saat wawancara survei dilakukan. Jika pemilu legislatif yang memilih anggota DPR diselenggarakan pada hari ini, partai politik apa yang akan Anda pilih?

Elektabilitas PDI Perjuangan paling tinggi 17,4 persen Dengan memasukkan hitungan MoE, ada dua partai yang berpeluang mempunyai dukungan suara di atas 10% saat survei dilakukan, yaitu Partai Gokar 17,1 persen, dan Partai Gerindra 14,3 persen.

Baca Juga:Makin Ramai! Survei TBRC: Airlangga Hartarto Capres Terkuat, Golkar Tempel Ketat PDIP

Partai lain yang memperoleh suara di atas ambang batas parlemen atau parliamentary threshold 4% adalah Demokrat (6,4%), PKB 6,2 persen, PKS 5,7 persen dan Partai Nasdem 4,4 persen, PAN 4,1 persen dan partai - partai yang di bawah ambang batas parlemen atau parliamentary threshold di antaranya PPP 2,2 persen, Perindo 1,8 persen, Partai Hanura 1,7 persen, PRIMA 1,6 persen, Partai Garuda 1,2 persen, PBB 1,2 persen, Partai Berkarya 0,9 persen, PKPI 0,8 persen, PSI 0,6 persen, Partai Gelora 0,6 persen, Partai Umat 0,2 persen.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak