facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Virus Omicron Menyebar, WHO Sebut Vaksinasi Masih Penting Dilakukan

Budi Arista Romadhoni Selasa, 30 November 2021 | 09:42 WIB

Virus Omicron Menyebar, WHO Sebut Vaksinasi Masih Penting Dilakukan
Ilustrasi - Jarum suntik medis dan botol terlihat di depan teks Omicron (B.1.1.529): SARS-CoV-2 di latar belakang. [ANTARA/Pavlo Gonchar/SOPA Images via Reuters]

Vaksinasi COVID-19 saat ini masih penting dilakukan untuk melawan varian baru omicron

SuaraSurakarta.id - Varian baru COVID-19 terus berkembang. Setelah delta mengganas di berbagai negara, kini varian Omicron manjadi ancaman terbaru. 

Virus Omicron disebutkan tengah menyebar di negara-negara Afrika Selatan. Kini virus tersebut sudah ditemukan di negara-negara Eropa dan Australia. 

Lalu bagaimana menanggulangi virus Omicron? Apakah vaksin COVID-19 yang diberikan masih mampu menangkal?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa vaksinasi masih penting untuk melawan virus corona baru, pun untuk varian Omricon yang dilaporkan menyebar di Afrika Selatan, dan sejumlah negara di dunia, baru-baru ini.

Baca Juga: Jangan Panik, Pakar Afrika Selatan Ungkap Vaksinasi Ampuh Lawan COVID-19 Varian Omicron

WHO bekerja sama dengan mitra teknis untuk memahami dampak potensial dari varian ini pada tindakan pencegahan yang ada, termasuk vaksin.

"Vaksin tetap penting untuk mengurangi penyakit parah dan kematian, termasuk melawan varian dominan yang beredar, Delta. Vaksin saat ini tetap efektif melawan penyakit parah dan kematian," kata WHO dikutip dari ANTARA, Selasa (30/11/2021).

Soal efektivitas tes saat ini, WHO mengatakan tes PCR yang banyak digunakan terus mendeteksi infeksi, termasuk infeksi dengan Omicron, seperti yang telah dilihat dengan varian lain juga.

"Studi sedang berlangsung untuk menentukan apakah ada dampak pada jenis tes lain, termasuk tes antigen," ujarnya.

Di sisi pengobatan, WHO mengatakan Kortikosteroid dan IL6 Receptor Blockers masih akan efektif untuk menangani pasien dengan COVID-19 yang parah. Perawatan lain akan dinilai untuk melihat apakah masih efektif mengingat perubahan pada bagian virus dalam varian ini.

Baca Juga: COVID-19 Varian Omicron Mengancam, Inggris Persiapkan Vaksin Booster

Sebelumnya pada 26 November, WHO menetapkan varian Omricon (B.1.1.529) sebagai varian yang menjadi perhatian, atas saran dari Kelompok Penasihat Teknis WHO tentang Evolusi Virus (TAG-VE).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait