facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Akan Dilaporkan ke KPK Kasus Bisnis Tes PCR, Luhut Binsar Pandjaitan: Tidak Ada yang Salah

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 05 November 2021 | 08:11 WIB

Akan Dilaporkan ke KPK Kasus Bisnis Tes PCR, Luhut Binsar Pandjaitan: Tidak Ada yang Salah
Luhut Binsar Pandjaitan disebut-sebut terlibat bisnis tes PCR. (Suara.com)

Luhut Binsar Pandjaitan menenangkan istrinya, bahwa bisnis tes PCR tersebut tidak ada yang salah, melainkan untuk kemanusiaan

SuaraSurakarta.id - Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMIN Erick Thohir disebut-sebut mendapat keuntungan dari bisnis tes PCR

Menyadur dari Solopos.com, Luhut dan Erick pun tenang-tenang saja meskipun dilaporkan ke KPK karena disebut mendapat keuntungan dari bisnis tes PCR terkait pendirian PT GSI, penyedia tes Covid-19 dalam kapasitas besar.

Luhut Binsar Pandjaitan pun menenangkan istrinya atas kabar tersebut. Hal tersebut diketahui melalui akun Facebook istri Luhut, Devi Pandjaitan.

Dalam statusnya, Devi membeberkan komunikasi dengan sang suami meski sedang kunjungan kerja menemani Presiden Joko Widodo di luar negeri.

Baca Juga: Diduga Terlibat Bisnis Tes PCR, Luhut dan Erick Thohir Dilaporkan ke KPK

“Sudah mulai bicara. Ibu juga tenang saja ya. Will be ok. Kita tidak ada yang salah kok,” katanya dikutip Bisnis, Kamis (4/11/2021).

Dalam komunikasi tersebut, Devi menulis Luhut benar-benar ingin membantu karena keadaan penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah sangat parah. Oleh karena itu, Devi diminta jangan stres karena tidak ada yang salah dengan tindakan Luhut.

Semua yang dia lakukan malah untuk kemanusiaan. “Banyak tidak yang menghitung berapa banyak nyawa yang diselamatkan? Sekarang ngomong waktu itu apa ada yang bertindak? Kan tidak ada. Ya kita lakukanlah itu dan diikuti yang lain,” tulis Devi.

Unggahan istri luhut menjelaskan tentang bisnis tes PCR. [Facebook]
Unggahan istri luhut menjelaskan tentang bisnis tes PCR. [Facebook]

Sebelumnya, Juru Bicara Luhut, Jodi Mahardi, menceritakan asal muasal Luhut terlibat dalam pendirian PT GSI. “Terkait GSI, jadi pada waktu itu, Pak Luhut diajak oleh teman-teman dari Grup Indika, Adaro, Northstar, yang memiliki inisiatif untuk membantu menyediakan tes Covid-19 dengan kapasitas tes yang besar. Karena hal ini dulu menjadi kendala pada masa-masa awal pandemi ini,” katanya melalui pesan singkat kepada Bisnis, Senin (1/11/2021).

Jodi juga menyebutkan bahwa terdapat 9 pemegang saham di PT GSI di mana yayasan dari Indika dan Adaro adalah pemegang saham mayoritasnya.

Baca Juga: Disebut Terlibat Bisnis Tes PCR, Luhut: Saya Tidak Pernah Ambil Keuntungan Pribadi

Lebih lanjut, dengan pemodal yang merupakan perusahaan-perusahaan besar, Jodi bisa memastikan bahwa pendirian PT GSI tidak berorientasi pada profit.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait