alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Semua Terdiam! Ini Momen Presiden Jokowi Marahi Anaknya Saat di Rumah

Ronald Seger Prabowo Selasa, 21 September 2021 | 19:49 WIB

Semua Terdiam! Ini Momen Presiden Jokowi Marahi Anaknya Saat di Rumah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan momen kebersamaan dengan sang cucu Jan Ethes Srinarendra di Istana Yogyakarta. [Tangkapan layar Instagram@jokowi]

Hal itu diungkapkan Kaesang dalam video podcast Deddy Corbuzier, Selasa (21/9/2021).

SuaraSurakarta.id - Kaesang Pangarep menyebut ayahnya yakni Presiden Joko Widodo  memiliki sifat yang keras dan tanpa kompromi dalam mendidik anak-anaknya.

Hal itu diungkapkan Kaesang dalam video podcast Deddy Corbuzier, Selasa (21/9/2021).

Kaesang membandingkan karakter ibunya dan bapaknya dalam hal mendidik anak-anaknya memiliki perbedaan yang sangat mencolok. 

Menurutnya, walaupun Iriana lebih cerewet dan hampir setiap hari memarahi anak-anaknya. Namun sosok yang paling ditakuti di kelurganya tetaplah Jokowi

Baca Juga: Apresiasi Kecepatan Vaksinasi di Banten, Presiden Jokowi: Saya Lihat Sangat Gencar

"Kalau ibu itu mungkin dalam satu bulan bisa 60 kali kalau marah. Tapi udah biasa namanya juga ibu-ibu suka cerewet," lanjutnya. 

"Tapi kalau bapak sekali marah bener-bener marah. Jadi kita selalu was-was kalau dua bulan belum marah deg-degan. Kabur aja lah," jelas Kaesang. 

Mendengar pernyataan tersebut Deddy Corbuzier merasa kaget. Karena dibalik sosok Jokowi yang terlihat kalem di depan publik. Ternyata berbeda jauh saat mendidik anak-anaknya. 

Lebih lanjut, Deddy Corbuzier pun menyinggung bagaimana perasaan keluarga terutama ketiga anaknya ketika Jokowi sering kali dihujat oleh publik. 

Rupanya Kaesang memaparkan kalau keluarganya telah terbiasa dengan hal tersebut. Bahkan menurut Kaesang, keluarganya tidak pernah sakit hati ketika Jokowi dihujat dengan sebutan apapun. 

Baca Juga: Kerap Disebut Plonga-plongo, Kaesang Bongkar Sifat Asli Presiden Jokowi: Menyeramkan!

"Bapak itu pernah bilang ke keluarga kalau dirinya dihujat oleh publik itu sudah resiko sebagai kepala negara. Makanya kalau bapak sekarang bapak mau dihujat seperti apa juga ya kita biarin aja," pungkasnya. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait