"Iki struk parkir e kanggo bus karo truck, padahal numpakku mobil biasa (ini struk parkir untuk bis dan truk, padahal saya naik mobil biasa)," ucap warganet tersebut.
Meski hanya selisih sedikit, warganet ini mengaku kesal karena merasa telah dibohongi sama juru parkir tersebut.
"Yo mmg mok kacek tewu, tp parkir e ws tuwek ning umuk sik ngapusi aq (ya memang hanya selisih seribu, tapi (juru) parkirnya sudah tua tapi saya sebal sudah bohongi saya)," lanjutnya.
Sontak unggahan tangkapan layar tersebut menuai reaksi warganet lainnya di kolom komentar. Tak sedikit dari mereka yang prihatin dengan kejadian tersebut.
Baca Juga:Viral! Warganet Keluhkan Tarif Parkir di Kota Solo, Gibran: Saya Cek
"Ora sepiro gedene duit, tapi sepiro tanggungjawab sebagai tukang parkir... Nek ngono kui terus ndak tuman dadi rak berkah (Tidak seberapa besarnya uang, tapi seberapa besar tanggungjawab sebagai tukang parkir. Kalau seperti itu terus jadi tidak berkah)," cetus akun @prima**.
"Point disini bukan tentang uang seribu atau dua ribu, tetapi tentang sifat kejujuran," ujar akun @jonathan**.
"Korupsi dimulai dari nominal kecil, didahului perkataan halah mung kacek sewu kok.. Ben dino, ping piro," ungkap akun @nugma**.
Keluhan warganet tersebut rupanya ditanggapi oleh Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. Ia berjanji akan mengusut persoalan tersebut.
"Saya cek," kata Gibran melalui akun @gibran_rakabuming.
Baca Juga:Gibran Bagi Info Vaksinasi Pakai Foto Editan, Warganet Curiga Akunnya Dibajak Kaesang
Senada dengan Wali Kota Surakarta, Dinas Perhubungan Kota Surakarta turut membantu menyelesaikan permasalahan tersebut.