Etik menambahkan, tidak semua masyarakat punya handphone yang bisa instal aplikasi itu. Namun demikian, masyarakat cukup menunjukkan sertifikat vaksin yang dimiliki untuk bisa masuk mal.
“Dengan prokes dan prosedur yang ketat ini diharapkan tidak muncul klaster baru di lingkungan mal,” kata Etik.
Kontributor : Budi Kusumo
Baca Juga:Mal dengan Konsep Terbuka Semakin Diminati di Tengah Pandemi