Bantah Anti Kritik, Gibran Ingin Warga Langsung WA: Sak Solo Wes Ngerti Nomerku Kabeh

Gibran pun meminta masyarakat kalau ada keluhan, kritikan dan masukan bisa disampaikan langsung.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 25 Agustus 2021 | 15:45 WIB
Bantah Anti Kritik, Gibran Ingin Warga Langsung WA: Sak Solo Wes Ngerti Nomerku Kabeh
Selvi Ananda bersama suaminya Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep. [Instagram/@selvi.gibran__]

SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menegaskan tidak anti kritik.

Sebelumnya, putra sulung Presiden Joko Widodo itu memerintahkan Satpol PP untuk menghapus sejumlah mural yang diduga berisi kritikan ke pemerintah.

Gibran pun meminta masyarakat kalau ada keluhan, kritikan dan masukan bisa disampaikan langsung. 

"Silahkan sampaikan saja ke saya. Langsung saja datang kesini atau lewat WA saya, nomerku kan wes ngerti kabeh sak Solo (nomorku kan sudah tahu se Solo) tinggal di WA," terang Gibran, Rabu (25/8/2021).

Baca Juga:Mall Diserbu Usai Diizinkan Gibran Buka, Karyawan: Nuwun Mas, Akhirnya Kerja Lagi

Kalau tidak mau datang langsung atau lewat WA, bisa lewat Unit Layanan Aduan Masyarakat (ULAS).

"Nek isin (Kalau malu) Direct Message (DM) Instagram lewat akun palsu. Biasane yo do ngono (Biasanya juga seperti ini)," kata dia.

Gibran meminta masyarakat yang mau kritik dan memberikan masukan jangan corat-coret atau melakukan vandalisme di dinding rumah. 

Vandalisme dengan konten apapun yang dilakukan di tempat-tempat yang dilarang akan dihapus.  Menurutnya, yang namanya mural dan vandalisme itu berbeda.

"Jangan lakukan vandalisme lah, itu kan di rumah orang. Jadi wajib kita hapus. Kritikan saya terima," ungkap dia.

Baca Juga:Kota Solo Masih PPKM Level 4, Gibran Izinkan Mal Dibuka

Gibran pun tidak akan mencari atau mengusut kasus vandalisme yang isinya mengkritik pemerintah di dinding-dinding rumah warga. 

"Tidak usah. Saya kan tidak anti kritik. Tapi jangan lakukan vandalisme di rumah orang, nek rumahmu di corat-coret kan nesu," paparnya.

Gibran mengatakan, jika Pemkot sebenarnya sudah menyediakan lokasi-lokasi untuk menyalurkan minat dan bakat anak muda di Solo sudah banyak. 

Mural-mural itu sudah ada dimana-mana dan diperbolehkan semua. Lokasi-lokasi tersebut itu seperti disepanjang Jalan Gatot Subroto, Jalan Slamet Riyadi semua di mural.

Ada juga di flyover Manahan dan Jalan Juanda. Kalau kurang nanti akan ditambah lagi.

"Mural, streat art atau seni-seni dalam bentuk yang lain kalau bisa dinikmati banyak orang. Mural apa saja silahkan, tapi izin dulu," tandasnya.

Sementara itu Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak mengatakan silahkan menyampaikan pendapat dengan bijaksan. 

Jangan malah membuat vandalisme atau corat-coret di tempat umum, karena itu pas.

"Jadi kalau mengeluarkan pendapat harus bisa dipertanggungjawabkan," pungkas dia saat ditemui di Balaikota Solo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini