Sudah Negatif Covid-19 Tapi Masih Nyeri Sendi, Ini Cara Mengatasinya

Nyeri sendi masih dirasakan sebagian penyintang covid-19

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 03 Agustus 2021 | 21:00 WIB
Sudah Negatif Covid-19 Tapi Masih Nyeri Sendi, Ini Cara Mengatasinya
Ilustrasi radang sendi, asam urat, nyeri sendi. Nyeri sendi masih dirasakan sebagian penyintang covid-19. (Shutterstock)

SuaraSurakarta.id - Nyeri sendi sebagian masih dirasakan para peniyintas COVID-19. Meski sudah dinyatakan sembuh, kadang gejala virus Corona itu masih dirasakan.

Bahkan, para penyintas COVID-19 mengeluhkan nyeri sendi atau otot yang berlangsung lama bahkan lebih dari sebulan.

Pakar reumatologi asal India Dr. Parikshit Sagdeo menjelaskan, yang diderita para penyintas itu adalah radang sendi atau arthritis. 

"Pada pasien COVID-19, kebanyakan obat untuk mengobati rheumatoid arthritis digunakan, sehingga, banyak orang, termasuk para klinisi, menganggap pasien sembuh COVID-19 aman dari radang sendi. Tetapi kami melihat banyak pasien yang mulai menderita radang sendi selama fase pasca COVID-19," ujar dia seperti dikutip dari Times of India, Selasa [3/8/2021). 

Baca Juga:Puan Maharani Beri Bantuan Pendidikan untuk Vino, Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19

Dia mengatakan, kondisi ini bahkan bisa terjadi ketika sudah tak ada infeksi di dalam tubuh. Menurut dia, bukan karena obat COVID-19 tetapi perubahan kekebalan tubuh akibat penyakit yang disebabkan virus SARS-CoV-2 itulah bertanggung jawab pada kejadian arthritis.

Apabila Anda mengalami nyeri lutut atau sendi selama lebih dari empat minggu setelah pemulihan, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Konsultan reumatologi asal India, Dr. Saurabh Chahande mengatakan, virus SARS-CoV-2 menyebabkan gangguan rematik pada banyak pasien, sehingga kemungkinan peningkatan rheumatoid arthritis pasca COVID-19 tidak boleh diabaikan.

Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Penanganan nyeri sendi

Nyeri sendi atau arthritis mengacu pada berbagai kondisi yang melibatkan rasa sakit dan peradangan pada persendian. Dokter dapat meresepkan obat untuk menghilangkan rasa sakit akibat radang sendi ini, tetapi sebelumnya, ada cara alami yang bisa pasien lakukan.

Baca Juga:Terminal Pulo Gebang Siap Modifikasi Tiga Unit KDO untuk Evakuasi Pasien COVID-19

Pertama, kelola berat badan. Berat badan Anda dapat berdampak besar pada gejala radang sendi. Bobot tubuh yang berlebih memberi lebih banyak tekanan pada persendian terutama lutut, pinggul, dan kaki Anda.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini