Kasus Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19, Pemkot Solo: Untuk Bikin Kijing

Apalagi yang dimakamkan itu jenazah terkonfirmasi Covid-19 dan itu gratis tidak ada pembiayaan apapun.

Ronald Seger Prabowo
Sabtu, 31 Juli 2021 | 19:26 WIB
Kasus Dugaan Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19, Pemkot Solo: Untuk Bikin Kijing
Ilustrasi pemakaman pasien covid-19 (Antara)

Menurutnya, petugas tersebut bertugas tidak ada shift tapi bekerja itu lembur. Karena tenaga pemakamannya itu sangat terbatas. 

"Biasanya kalau ada yang permohonan pemakaman malam pukul 01.00 WIB, kami arahkan paginya. Kebetulan pada Kamis (29/7/2021) malam itu kebetulan ada dua pemakaman dan laporan masuk pukul 23.30 WIB, kebetulan di kantor kami itu sampai pukul 22.00 WIB tugasnya. Karena hingga saat ini belum ada penambahan tenaga," kata dia.  

Sementara itu perwakilan keluarga Inu Indrayana mengatakan jika itu bukan pungli dan dari pihak keluarga memang pemakaman malam itu juga dan harus diselesaikan malam itu juga. 

"Lah masak kayak ngene ora bayar. Kita sendiri tidak enak, bapaknya sudah bekerja sejak pukul 22.00 WIB hingga pukul 02.30 WIB. Manusiawi kalau kita ngasih dan apresiasi buat petugas makam," terangnya. 

Baca Juga:Pungli Pemakaman Jenazah Covid-19 Hantam Kota Solo, Ini Kronologi dan Respon Gibran

Jadi kalau ada pemberitaan ada pungli, dia menegaskan tidak ada pungli. Itu atas dasar inisiatif dari pihak keluarga dan tidak mempermasalahkan.

"Kita juga minta apabila pemakaman sudah selesai dan di kemudian hari untuk dilanjutkan membuat kijing atau dibaguskan. Jadi negosiasi itu untuk membuat kijing," ucap dia.

Kontributor : Ari Welianto

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak