alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Boyolali akan Terapkan PPKM Level 3, Ternyata Sudah Berstatus Zona Kuning

Budi Arista Romadhoni Senin, 26 Juli 2021 | 07:10 WIB

Boyolali akan Terapkan PPKM Level 3, Ternyata Sudah Berstatus Zona Kuning
Ilustrasi Covid-19. Angka kasus Covid-19 di Boyolali sudah mengalami penurunan yang signifikan, saat ini daerah tersebut berstatus zona kuning dan akan menerapkan PPKM level 3. (Elements Envato)

Angka kasus Covid-19 di Boyolali sudah mengalami penurunan yang signifikan, saat ini daerah tersebut berstatus zona kuning dan akan menerapkan PPKM level 3

SuaraSurakarta.id - Kabupaten Boyolali menjadi satu-satunya daerah yang akan menerapkan PPKM level 3 di Solo Raya. Hal itu ternyata daerah yang dikenal dengan Kota Susu ini berada di zona kuning Covid-19. 

Dilansir dari Solopos.com, Jumlah pasien di bangsal Covid-19 rumah sakit atau RS Boyolali disebut mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan bangsal baru, yakni Brotowali III, yang menempati eks Gedung PGRI Boyolali, sudah kosong pasien pada Minggu (25/7/2021).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, pada Sabtu (24/7/2021), dari total 391 bed di bangsal isolasi Covid-19 seluruh RS Boyolali hanya terisi 251 bed. Artinya tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) RS Boyolali sekitar 64%.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, menyebutkan BOR tersebut mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: PPKM Jawa-Bali Resmi Diperpanjang, Ini Pembagian Wilayah untuk Level 3 dan 4

“Pada 21 Juli kemarin sebanyak 306 tempat tidur terisi. Pada 22 Juli berkurang jadi 301 tempat tidur dan pada 23 Juli jadi 294 tempat tidur. Lalu untuk 24 Juli kemarin turun lagi jadi hanya 251 tempat tidur terisi,” katanya mengenai jumlah pasien Covid-19 di RS Boyolali, Minggu (25/7/2021).

Pada sisi lain bangsa Brotowali III yang menempati Gedung PGRI Boyolali, saat ini kosong pasien. Menurut informasi, sempat ada satu pasien yang dirawat di lokasi itu, namun kemudian dialihkan ke Bangsal Brotowali II di rusunawa Boyolali.

Selain Brotowali III, Bungalo Selo juga masih kosong pasien. Terkait perkembangan kasus Covid-19 di Boyolali, berdasarkan data Dinas Kesehatan, pada 25 Juli 2021, jumlah kasus positif Covid-19 mencapai 20.540 kasus.

Data Kasus Covid-19 Boyolali

Ada tambahan 109 kasus positif baru pada Minggu. Dari total kasus positif, tercatat ada 2.050 kasus positif aktif di mana sebagian pasien Covid-19 dirawat di RS Boyolali.

Baca Juga: Ini Tiga Instruksi Mendagri Soal Perpanjangan PPKM

Total kasus sembuh ada 17.527 orang sedangkan dan 963 orang meninggal dunia. Kemudian dari nilai Indeks Kesehatan Masyarakat (IKM), Boyolali kini masuk zona risiko rendah atau kuning.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait