alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Solo Menjerit Terdampak PPKM Darurat: Pak Gibran Kami Butuh Makan

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Sabtu, 17 Juli 2021 | 08:29 WIB

Warga Solo Menjerit Terdampak PPKM Darurat: Pak Gibran Kami Butuh Makan
ilustrasi viral warga Kota Sola curhat terdampak PPKM darurat. --Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka usai menjadi pembina upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 di Balaikota Solo, Minggu (2/5/2021) [Suara.com/Ari Welianto]

Warga Kota Solo curhat terdampak kebijakan PPKM darurat, minta tolong ke Wali Kota Surakarta, Gibran Rangkabuming untuk bertindak

SuaraSurakarta.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) telah diterapkan kurang lebih dua pekan ini. Kebijakan ini rupanya banyak menghadirkan duka di tengah masyarakat.

Lantaran tak sedikit masyarakat yang ekonomi keluarganya terdampak kebijakan tersebut. Mulai dari kehilangan pekerjaan hingga para pedagang yang mengeluh sepinya pembeli.

Sehingga kebijakan PPKM Darurat dinilai menyengsarakan masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh salah satu warga Kota Solo yang curhat di akun instagram @visitsurakarta, Jumat (16/7/2021).


Diketahui akun ini membagikan tangkapan layar direct message (dm) yang memperlihatkan curhatan warga Kota Solo yang terdampak PPKM Darurat.

Baca Juga: Beda Hasil Tes Antigen dan PCR Gibran dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

Warga Kota Solo yang tidak diketahui identitasnya ini mengeluhkan ekonomi keluarganya setiap hari semakin terkuras. Sedangkan beban pengeluarannya pun tak sedikit.


"Min meh curhat, selama PPKM warung prei. Bojoku penghasilane rodo berkurang (Min mau curhat, selama PPKM warung libur. Suami juga penghasilannya berkurang)," ujar keterangan tertulis dalam tangkapan layar tersebut.


Warga Solo ini juga sampai memohon kepada akun instagram tersebut untuk menyampaikannya keluh kesahnya kepada Wali Kota Surakarta, Gibran Rangkabuming Raka. 


"Wayahe sekolah munggah SD. Tabungan wes entek. Mbok tulung omangne pak Gibran rakyate yo butuh mangan. (Anaknya mau sekolah SD, tabungannya udah habis. Minta tolong bilangin ke pak Gibran rakyat butuh makan)," jelasnya.


"Mungkin ora aku tok, liyane akeh sing koyo aq. Seminggu sek isoh mangan, seminggu berikute mbuh min. (Mungkin bukan aku saja, yang lainnya banyak seperti dirinya. Seminggu masih bisa makan, tapi seminggu berikutnya tidak tahu min),'" pungkas warga Solo tersebut.

Baca Juga: Rumah Gibran Langsung Didatangi Pihak Kelurahan Usai Positif Covid-19, Ini Kondisinya


Viral curhatan warga Kota Solo tersebut sontak banyak menuai perhatian dari warganet. Tak sedikit dari mereka yang juga mengaku mengeluhkan hal yang serupa di kolom komentar.

Baca Juga

Berita Terkait