Pengguna Jalan di Kota Solo Ditest Swab, Satu Orang Positif Covid-19

Swab acak dilakukan pengguna jalan di Kota Solo, hasilnya satu orang positif Covid-19

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 18 Juni 2021 | 15:58 WIB
Pengguna Jalan di Kota Solo Ditest Swab, Satu Orang Positif Covid-19
Petugas Dokkes Polresta Solo menswab pengguna jalan di kawasan Plaza Manahan Kota Solo pada Jumat (18/6/2021). [Istimewa/Dok Humas Polresta Solo]

SuaraSurakarta.id - Menekan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Solo tidaklah mudah. Salah satu jalan adalah menekan mobilitas masyarakat dan memperbanyak testing.  

Dilansir dari Solopos.com, jajaran Polresta Solo menggelar swab acak di Jl Adi Sucipto kawasan Plaza Manahan pada Jumat (18/6/2021) pagi WIB. Hasilnya, satu orang pengguna jalan terkonfirmasi positif dalam swab test Antigen.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak, melalui Kasubag Dalops Bag Ops Polresta Solo, AKP Dalyanto, mengatakan petugas gabungan melaksanakan Operasi Yustisi menyasar pengguna jalan yang tidak tertib protokol kesehatan.

Selain sanksi sosial, pelanggar wajib mengikuti swab test antigen di lokasi. Pengguna jalan yang tidak memakai masker, langsung dites swab petugas Dokkes Polresta Solo.

Baca Juga:Kasus Covid-19 di Kota Solo Meningkat, Keterisian Rumah Sakit Sentuh 80,6 Persen

“Kegiatan Operasi Yustisi dan swab test kami gelar rutin. Ini menyipaki naiknya angka Covid-19 di Solo. Jika ada yang positif langsung dibawa ke Asrama Haji Donohudan,” papar dia.

Kasubaghumas Polresta Solo, AKP Umi Supriati, mengatakan total 41 orang menjadi sasaran swab acak di kawasan Plaza Manahan kali ini. Perinciannya sebanyak 32 orang merupakan laki-laki dan perempuan sebanyak 9 orang.

Salah seorang warga berinisial HR warga Banjarsari, Solo, diketahui positif dalam hasil swab test. Ia langsung dibawa ke Puskesmas untuk memperoleh penanganan termasuk lokasi isolasi.

Sebelumnya, dalam kunjungan Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Istiono, mengatakan Solo merupakan zona kuning Covid-19. Namun, kota lain perbatasan di Solo ada zona merah. Sehingga pengetatan mobilitas di jalanan harus dilakukan.

“Sesuai perintah Kapori, mobilitas harus dikendalikan. Ada 12 provinsi dan 29 kabupaten masuk zona merah. Ini harus direpons di lapangan,” papar dia.

Baca Juga:Dewa United FC Dukung Penundaan Piala Wali Kota Solo 2021

Irjen Pol Istiono menambahkan update terbaru, 152 posko check point dibangun di zona merah seluruh Indonesia. Posko itu menggelar swab test secara gratis dan fokus menyosialisasikan kepada masyarakat.

“Waktu pengecekan swab random, yang jelas saat jam sibuk. Lalu pada saat akhir pekan dan liburan. Agar laju penularan virus dari segi mobilitas dapat terkendali,” papar dia.

Irjen Pol Istiono menyebut kegiatan pengetatan itu tidak berjalan baik jika tidak ada kesadaran masyrakat. Menurutnya, posko itu bukan posko penyekatan namun pengetatan terhadap mobilitas masyarakat khususnya dari zona merah. Hal itu untuk membantu PPKM Mikro di permukiman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini