Lonjakan pengunjung ini dipengaruhi sudah tidak takut lagi keluar atau datang ke pasar. Apalagi pedagang Pasar Klewer sudah divaksin, jadi pengunjung lebih yakin.
"Kan program wali kota memprioritaskan pedagang divaksin. Ini untuk membangkitkan perekonomian pedagang," ucapnya.
Protokol kesehatan, lanjut dia, tetap diterapkan dan terus dihimbau agar pengunjung mematuhi. Himbauannya itu lewat petugas atau pedagang menegur langsung serta lewat radio yang ada di Pasar Klewer.
"Prokes kita terapkan secara ketat dan terus kita himbau. Ada juga pedagang yang menyiapkan masker sendiri, jadi jika ada pengunjung lupa bawa masker langsung diberi," imbuhnya.
Baca Juga:Ramadhan ke-16, Ini Jadwal Imsakiyah di Kota Surakarta dan Sekitarnya
Sementara itu pedagang lain Ritawati mengatakan untuk saat ini masih ramai meski tidak sebelum puasa. Kalau ramai itu biasane Sabtu dan Minggu.
"Mulai terlihat ramai itu kalau Sabtu dan Minggu. Alhamdulillah, omzet pun ikut naik," ucapnya.
Selain batik pengunjung membeli baju muslim, mukena, celana, atau sarung. Itu untuk persiapan lebaran dan juga buat oleh-oleh. Pekan depan kemungkinan masih akan ramai.
"Protokol kesehatan tetap kita patuhi dengan memakai masker dan jaha jarak. Jangan sampai ada klaster baru dan pasar ditutup," tandasnya.
Kontributor: Ari Welianto
Baca Juga:Ini Daftar Hotel yang Menyediakan Paket Buka Bersama di Soloraya