alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Unik! ASN di Karanganyar Diminta Mengaji 30 Menit Sebelum Kerja

Ronald Seger Prabowo Selasa, 13 April 2021 | 14:53 WIB

Unik! ASN di Karanganyar Diminta Mengaji 30 Menit Sebelum Kerja
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengisi pengajian di lingkungan Setda Karanganyar pada hari pertama Ramadan di Ruang Podang I kompleks Kantor Bupati Karanganyar, Selasa (13/4/2021). [Istimewa/Dokumentasi Diskominfo Karanganyar]

Juliyatmono, mengawali pada hari pertama Ramadan dengan melaksanakan pengajian selama 30 menit di Ruang Podang I kompleks Kantor Bupati Karanganyar, Selasa (13/4/2021).

SuaraSurakarta.id - Langkah unik diambil Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam menyambut bulan Ramadhan. Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bumi Intanpari diimbau mengaji atau membaca Alquran selama 30 menit-45 menit sebelum beraktivitas selama Ramadan.

Juliyatmono, mengawali pada hari pertama Ramadan dengan melaksanakan pengajian selama 30 menit di Ruang Podang I kompleks Kantor Bupati Karanganyar, Selasa (13/4/2021).

Perwakilan ASN di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karanganyar menghadiri kegiatan tersebut.

“Membaca Alquran dengan sistem berbagi ayat. Misal, satu juz ada beberapa ayat. Satu orang membaca 5-6 ayat. Banyak orang (membaca Alquran) maka akan selesai. Bisa satu juz selesai satu hari. Kalau Ramadan satu bulan maka selesai 30 Juz,” kata Bupati saat membuka pengajian dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com.

Baca Juga: Niat Puasa Ramadhan Mudah Dihafalkan, Nawaitu Shouma Ghodin...

Kegiatan tersebut sekaligus mengawali program Karanganyar Bertakwa. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar rutin menyelenggarakan program Karanganyar Bertakwa selama Ramadan setiap tahun.

Kegiatannya pun sama, ASN di lingkungan kantor organisai perangkat daerah (OPD), badan usaha milik daerah (BUMD), dan badan usaha milik negara (BUMN) membaca Alquran rutin selama 30 menit hingga 45 menit sebelum memulai aktivitas setiap hari.

“Dengan mengaji dan mendalami Alquran bisa menumbuhkan semangat bekerja dan ibadah. Membaca Alquran memang berat, maka mari mengawali dengan membaca ta’awudz. Berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk,” ujar Bupati memulai pengajian pada hari pertama Ramadan.

Yuli, sapaan akrabnya, menyebut beberapa orang akan memilih duduk dekat tembok sehingga apabila mengantuk tidak akan terlihat saat pengajian berlangsung.

“Beratnya datang pengajian. Setan akan mendatangi dari muka, belakang, kanan, kiri. Oleh karena itu bacalah ta’awudz terlebih dahulu,” tutur dia.

Baca Juga: Duh Gusti! Kakek di Karanganyar Bunuh Cucu Usai Diserang dengan Kayu Jati

Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karanganyar itu juga mengingatkan tata krama membaca Alquran supaya diridai Allah. Dimulai dari membaca ta’awudz, membaca basmalah, mencari yang mudah, jangan tergesa-gesa, dilakukan pada sepertiga malam, jika perlu ditulis sehingga bisa hafal, perhatikan dengan tenang, dan setiap ayat mohon petunjuk.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait