Disinggung mengenai penyekatan di sejumlah akses masuk bakal kurang efektif untuk dilakukan. Pemkot Surakarta lebih memilih memaksimalkan peran Posko Pengawasan PPKM Mikro yang tersebar di seluruh kelurahan dan memaksimalkan peran Satgas Jogo Tonggo yang ada di setiap RW di Kota Solo.
"Jogo Tonggo kita manfaatkan untuk awasi pemudik. Kita tidak mungkin menyuruh pemudik putar balik. Tidak mungkin menutup akses masuk," papar Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani.
Pemkot juga akan mempertimbangkan pemudik akan tetap di swab meski sudah membawa surat hasil tes negatif.
"Kalau nekat nanti akan kita swab lagi. Karena tidak jaminan di jalan tidak tertular," tandasnya.
Baca Juga:Terkuak! Ini Komentar Jokowi Usai Kaesang Akuisisi Persis Solo
Kontributor: Ari Welianto