Penampakan 2 Kecamatan Boyolali Usai Hujan Abu Tebal Vulkanik Gunung Merapi

Hujan abu tebal vulkanik erupsi Gunung Merapi juga melanda sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Boyolali, Rabu (27/1/2021) siang.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 27 Januari 2021 | 16:47 WIB
Penampakan 2 Kecamatan Boyolali Usai Hujan Abu Tebal Vulkanik Gunung Merapi
Kondisi dua kecamatan di Boyolali Usai Hujan Abu Tebal Vulkanik Gunung Merapi, Rabu (27/1/2021).(Suara.com/dok warga)

SuaraSurakarta.id - Hujan abu tebal vulkanik erupsi Gunung Merapi juga melanda sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Boyolali, Rabu (27/1/2021) siang.

Dua daerah yang guyur hujan abu itu meliputi Kecamatan Musuk dan Kecamatan Tamansari.

Hujan abu juga mengguyur sejumlah desa lainnya di lereng sisi timur Gunung Merapi. Seperti Desa Lanjaran, Mriyan di Kecamatan Tamansari dan Desa Sruni, Cluntang di Kecamatan Musuk.

Sekretaris Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Sri Hartanto, ketika dikonfirmasi membenarkan perihal guyuran hujan abu tersebut.

Baca Juga:Tanah Longsor di Lereng Gunung Merapi, Satu Orang Tewas

"Memang hujan abu cukup tebal, yang di daerah atas itu semakin tebal, daerah Dukuh Beling, Sudimoro (Desa Sangup) itu tebal hujan abunya. Juga campur pasir," kata Sri Hartanto dikonfirmasi awak media.

Kondisi dua kecamatan di Boyolali Usai Hujan Abu Tebal Vulkanik Gunung Merapi, Rabu (27/1/2021).(Suara.com/dok warga)
Kondisi dua kecamatan di Boyolali Usai Hujan Abu Tebal Vulkanik Gunung Merapi, Rabu (27/1/2021).(Suara.com/dok warga)

Dia memaparkan, hujan abu yang  bercampur pasir halus mengguyur di wilayahnya terjadi sekitar pukul 12.30 WIB.

Sementara di wilayah Desa Sangup juga turun hujan abu tetapi tipis sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian siang ini turun hujan abu yang lebih tebal.

"Tadi pagi sempat hujan abu tipis, jam 6.00 WIB. Disusul siang hujan abu besar yang agak tebal. Saat ini sudah reda," tuturnya. 

"Tapi kalau pagi hari kan keadaannya tidak hujan. Jdi debunya ya agak menggangu," tambah dia.

Baca Juga:3.395 Tenaga Kesehatan di Boyolali Akhirnya Divaksin Covid-19

Hartanto menambahkan, untuk daerah lebih tinggi menurutnya semakin tebal seperti daerah Beling Sudimoro itu sangat tebal hujan abunya.

Diungkapkan, sekitar 12.30 WIB bercampur pasir. Kondisi warga, kata dia, saat ini masih kondusif dan berada di rumahnya masing-masing. Hanya saja untuk kegiatan rutinitas warga saat ini berhenti karena ada angin, debu (vulkanik).

"Desa Sangup merupakan desa paling atas dan paling selatan di wilayah Kecamatan Tamansari, " jelasnya.

Salah satu warga Jupriyanto, warga Dukuh Rejosari, Desa Sruni, Kecamatan Musuk, mengatakan hujan abu tebal. 

“Iya, hujan abu cukup tebal. Suara hujan abu yang jatuh di pepohonan terdengar kemresek. Berjalan sekitar 5 meter, sudah mengotori. Tapi tidak lama kemudian disusul hujan air,” kata Jupri.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Mriyan, Suwandi kalau wilayahnya juga turun hujan abu cukup tebal. Disusul kemudian hujan deras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak