alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Karena Hal Ini, Gibran Tak Terdaftar Penerima Vaksin Pertama di Kota Solo

Ronald Seger Prabowo Rabu, 13 Januari 2021 | 19:25 WIB

Karena Hal Ini, Gibran Tak Terdaftar Penerima Vaksin Pertama di Kota Solo
Gibran Rakabuming Raka dan istrinya usai mencoblos tadi pagi. (Suara.com/RS Prabowo)

Padahal, putra sulung Presiden Joko Widodo itu sebelumnya menyatakan siap menerima vaksin jika sudah dierdarkan ke masyarakat.

SuaraSurakarta.id - Proses vaksinasi Covid-19 pertama di Kota Solo akan berlangsung, Kamis (14/1/2021). Ada 11 tokoh masyarakat di Solo yang menerima vaksin Sinovac produksi China tersebut.

Dari 11 nama itu, sosok Gibran Rakabuming Raka tak masuk daftar yang bakal menerima vaksin pertama.

Padahal, putra sulung Presiden Joko Widodo itu sebelumnya menyatakan siap menerima vaksin jika sudah dierdarkan ke masyarakat.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo memaparkan 11 tokoh itu adalah adalah, Danrem, Kapolresta, Ketua IDAI, PDGI, IPAI, Ketua DPRD, Sekda, Ketua IDI, media, IBI serta Kejari Solo.

Baca Juga: Hari Pertama, Wawali Kota Jogja Klaim PTKM Berjalan Efektif dan Kondusif

Wali Kota menjelaskan jika tak masuknya Gibran sebagai salah satu yang mendapatkan vaksin tahap pertama karena terhambat aturan atau prosedur kepresidenan.

"Dia (Gibran) tidak masuk tokoh masyarakat Solo yang mendapatkan vaksin. Kami sudah tetapkan 11 tokoh yang divaksin pertama," kata Wali Kota yang akrab disapa Rudy itu kepada awak media, Rabu (13/1/2021).

Uniknya, Rudy dan Wakil Walikota Achmad Purnomo juga tak masuk dalam daftar nama penerima vaksin tersebut.

"Kalau saya dan Pak (Achmad) Purnomo tidak mendapatkan jatah vaksin karena faktor usia yang sudah melebihi batas. Yakni di atas 59 tahun seperti disyaratkan," paparnya.

Sebelumnya, 10.609 vaksin Sinovac tiba di Kota Bengawan, Selasa (12/1/2021). Dilansir dari AyoSemarang.com jaringan Suara.com, vaksin tersebut dibawa oleh mobil box dari Kota Semarang menggunakan jalur darat via tol.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jogja Hari Ini, Selasa 12 Januari 2021

Vaksin tersebut tiba di UPT Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota (DKK) di Kelurahan Bumi, Kecamatan Laweyan, sekitar pukul 18.30 WIB.

Sepuluh ribu vaksin itu diletakkan dalam kotak pendingin. Selain itu, pengawalan ketat juga dolakukan aparat gabungan baik dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP.

Vaksin tersebut akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di Kota Solo sejumlah 10.620. Artinya masih kurang dari jumlah nakes.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait